Sapma PP Minta Kapolda Sumut Turunkan Tim Lapfor Cek Korban Tertimbun PETI Hutabargot
Senin, 03-02-2025 - 21:29:33 WIB
Ketua PC Sapma PP Ahmad Sarkawi Nasution.
Baca juga:
   
 

Panyabungan - Pengurus Cabang Satuan Pelajar Mahasiswa-Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kabupaten Mandaling Natal (Madina) bereaksi keras atas kejadian longsor di perbukitan kilometer 2 Hutabargot Julu yang viral akibat menjamurnya aktivitas illegal PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin).

"Kita mendesak Kapolda  Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto,
untuk segera menurunkan Tim Laboratorium Forensik (Lapfor) Polda untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan mengambil sampel tanah dll atas dugaan adanya beberapa mayat yang tertimbun di lokasi kilo 2 Hutabargot yang longsor beberapa waktu yang lewat," tegas Ketua PC Sapma PP Ahmad Sarkawi Nasution kepada Pers (03/02) di Panyabungan.

Disebutkan, penerjunan Tim Labfor Poldasu sangat urgen untuk menjawab teka teki atas kesimpang siuran informasi terkait aktivitas pelanggaran hukum berbentuk PETI yang disinyalir telah menelan korban  beberapa orang di salah satu lobang milik bos tambang di Huta bargot yang diduga berinisial B dan N.

Lebih lanjut, Sarkawi menguraikam pemberitaan yang viral di berbagai media online (02/02) menyebut sejumlah pekerja mengaku mencium aroma busuk menyengat di lubang tambang emas ilegal, perbukitan Kilometer 2, Kecamatan Hutabargot yang diduga bangkai manusia yang bersumber dari salah satu lubang milik salah satu tauke tambang di Kilo II Desa Hutabargot Nauli yang mengalami longsor hebat, pada minggu kemaren.

"Untuk memastikan bau busuk itu bersumber dari bangkai binatang atau manusia, Tim Labfor Poldasu diminta  bergerak cepat melakukan tindakan tegas dengan segera turun ke lokasi" jelas Sarkawi yang mantan Ketua Umum DPP IMMAN (Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal) ini.

 Sarkawi berasumsi, bila merujuk rangkaian kejadian longsor tersebut pihaknya menduga bahwa bau menyengat itu merupakan bangkai manusia. Pasalnya, sangat naif dan tidak logis  bila dikatakan ada binatang seperti ayam, kambing, anjing atau babi yang berkeliaran di lobang tanah yang memilki kedalaman puluhan meter. "Kita mendesak Ditreskrimsus  dan Ditlabfor Polda untuk segera turun tangan menyikapi kejadian ini biar opini yang berkembang tidak bias menjadi "bola liar".

Kita minta Tim Labfor Poldasu merespon cepat melakukan tindakan terukur mencek kebenaran isu yang menyebut adanya penambang yang tewas akibat tertimbun longsor" jelas Sarkawi.

Selain melakukan olah TKP dengan mengambil sampel tanah, debu, atau bau yang menyengat di tempat longsor, Sapma PP juga meminta agar Lapfor Poldasu juga mengambil sampel air dugaan pencemaran lingkungan dan kerusakan alam, serta melakukan penggrebekan atas maraknya penggunaan zat kimia beracun dan berbahaya (B3) berupa mercury dan sianida yang diduga dilakukan para tauke tambang illegal untuk pemurnian logam emas material hasil kejahatan tindak pidana PETI.

"Kita minta Kapoldasu untuk lebih serius dan sungguh-sungguh  memprioritaskan pengusutan PETI di Kab Madina hingga tuntas. Hasil laboratorium forensik setelah diuji nantinya, kita minta untuk diungkap secara transparan," tutup Sarkawi.




 
Berita Lainnya :
  • Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
  • Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
  • Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  • Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    02 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    03 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    04 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    05 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    06 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    07 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    08 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    09 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    10 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    11 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    12 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    13 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    14 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    15 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    16 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    17 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    18 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    19 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    20 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    21 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    22 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com