Diduga Pengembang Perumahan Timbun saluran air di Kecamatan Pakis Tanpa Izin
Minggu, 10-11-2024 - 12:50:36 WIB
Baca juga:
   
 

Malang, Pakis  - Diduga Penimbunan saluran air tanpa disertai izin lengkap terjadi di Desa Tirtomoyo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang Jawa Timur.

Hal tersebut membuat  tokoh Masyarakat dan warga sekitar merasa geram.

Menurut JM, salah satu warga sekitar, developer (Pengembang) perumahan sudah semena-mena dalam melakukan pembangunan di lingkunganya. Hal itu dilihat dari semua proses perizinan yang diduga sudah dilangkahi, mulai dari izin warga sekitar, RT, RW, Lurah hingga Camat.

"Semestinya developer ini sadar. Karena banyak dampak negatif akibat penimbunan, tentu harus melalui kajian dan izin dahulu pada warga sekitar, RT, RW, Lurah dan Camat. Jangan asal timbun saja. Akibatnya warga yang menjadi korban nantinya," katanya JM.
 
Lanjut JM,  lahan yang ditimbun tersebut merupakan saluran air saat musim hujan tiba, parahnya lagi drainase dengan lebar lebih kurang 4 meter itu dipersempit itu bisa mengakibatkan saluran air tidak mengalir normal.

"Penimbunan ini sudah sangat keterlaluan, saluran air kok ditimbun. Ukuran awal saluran air yang di timbun itu lebarnya yang selatan 4 meter, yang Utara 10 meter dalam 4 meter,
Dengan di timbunya saluran air tersebut devoloper diperkirakan mendapat ke untungan
1. untuk lahan menjadi luas
2. untuk perijinan tidak ada sepadan sungai
3. nilai komersial nya menjadi naik.
Adapun akibat yg akan di timbulkan dari penutupan saluran air tersebut bisa menimbulkan genangan air saat hujan dan berpontensi banjir besar,
" lanjutnya JM.

Kepada Awak Media, saat dikonfirmasi via WhatsApp pribadinya ketua RW 07 membenarkan adanya keluhan dan aduan warga masyarakat terkait kegiatan tersebut. ia menyampaikan bahwa pihaknya mendapat aduan dari warga sekitar dan sudah melaporkan hal tersebut kepada pemerintah Desa namun belum mendapatkan jawaban.

"Waalaikumsalam...ya pak betul.....kami selaku pengurus lingkungan juga sudah melaporkan kegiatan tersebut kepada pemerintah desa....sebab kami mendapatkan laporan warga kami yg terdampak...tapi dari desa kami belum mendapatkan jawaban akan hal tsb....kami dilingkungan belum pernah diajak berembuk tentang kegiatan tersebut..  .🙏🙏" Ujarnya.

Lebih lanjut, ketua RW 07 berharap agar pemerintah Desa segera menindaklanjuti, agar segera ada kejelasan penyelesaian permasalahan tersebut.

" Suara kami masyarakat hanya ingin fungsi saluran air itu secepatnya bisa berfungsi seperti sediakala....dikawatirkan galian tanah urug itu kalau terbawa arus banjir pasti akan menimbulkan dampak pendangkalan saluran dan akibatnya nanti banjir....ini mulai musim penghujan pak....🙏Pemerintah desa  belum ada keterangan ke kami pak . . Karena kami dibawah pemerintahan desa. ..memohon kepada desa segera bertindak untuk mencari solusi terbaiknya," lanjutnya.

Hal senada juga disampaikan NK, salah satu tokoh Masyarakat Setempat, ia merasa kesal dan geram atas apa yang dilakukan oleh pengembang, menurutnya pengembang sangat tidak menghargai adanya tokoh dan masyarakat sekitarnya.

"Itu saluran air sudah ada sejak zaman nenek moyang seharusnya izin dulu sama lingkungan dan tokoh Masyarakat Setempat, supaya ada imbal balik dan saling menguntungkan antara masyarakat dan pengusaha, bukan main timbun sembarangan, potensi kerugian dan dampak negatifnya bagi masyarakat juga harus difikirkan," sesal NK.

Sementara itu, Kades Tirtomoyo, Jatmiko, saat dikonfirmasi Awak Media Dikantornya mengatakan, pihaknya sudah pernah panggil pihak developer, namun belum jelas siapa pengembangnya dan izin apa saja yang sudah dikantongi.

"Nanti kita pelajari kita dalami dulu ya mas, siapa pengembangnya apa saja izin yang sudah dikantongi, sebab perizinannya kan langsung dari dinas tata ruang," ujar Jatmiko.

Sementara itu Camat pakis, Yunita, Kepada Awak Media saat dikonfirmasi menjelaskan dengan singkat seolah pihaknya belum mengetahui secara pasti terkait adanya aktivitas pekerjaan pengembang perumahan  yang sedang bergerak diwilayahnya dan melakukan penimbunan saluran air tersebut.

Yunika pun tidak menjawab saat ditanya soal perizinan yang sudah dikantongi pihak pengembangnya.

"Waalaikumsalam wr wb
Mhn diperjelas perumahan apa,
Kades sdh mengambil langkah, Mudah2an pihak pengembang merespon dg baik dan cpt," singkat Yunika.

(Tim)




 
Berita Lainnya :
  • Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
  • Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
  • Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  • Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    02 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    03 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    04 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    05 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    06 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    07 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    08 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    09 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    10 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    11 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    12 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    13 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    14 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    15 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    16 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    17 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    18 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    19 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    20 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    21 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    22 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com