Wamendagri Bima Ajak Daerah Perkuat Ekosistem Inovasi Lewat Kolaborasi
Selasa, 29-10-2024 - 01:11:09 WIB
Wamendagri, Bima Arya Sugiarto.
Baca juga:
   
 

Jakarta - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan inovasi tidak bisa berdiri sendiri, karenanya diperlukan kolaborasi yang kuat guna membangun ekosistem inovasi di seluruh daerah Indonesia. Sejalan dengan itu, dia mengajak pemerintah daerah (Pemda) untuk memprioritaskan sinergisitas lintas sektor agar lebih mudah mewujudkan inovasi berkelanjutan yang berdampak luas terhadap masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat membuka Presentasi Kepala Daerah yang merupakan bagian dari rangkain penilaian Innovative Government Award (IGA) Tahun 2024. Kegiatan yang diinisiasi Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut berlangsung di Ruang Sidang Utama (RSU) Kantor Kemendagri pada Senin, 28 Oktober 2024.

"Tidak ada artinya kemudian, ketika kita sudah memenangkan penghargaan, tidak berlanjut didukung oleh komunitas, didukung oleh riset, didukung juga dengan keterlibatan filantropis, entrepreneur, corporate, dan lain-lain," jelasnya.

Dalam sambutanya, Bima juga mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam proses kolaborasi, khususnya generasi milenial dan generasi Z yang dikenal piawai berkolaborasi untuk mencapai tujuan bersama. Menurutnya, dengan melibatkan kaum muda, inovasi daerah dapat terus berkembang, menginspirasi, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dia menambahkan, kolaborasi bukan hanya soal dukungan finansial semata, tetapi mencakup semangat bersama dalam memajukan inovasi.

Menurutnya, dengan berinovasi sejumlah daerah bahkan mampu melaksanakan program-program unggulan tanpa mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). "Kalau kami pelajari Bapak/Ibu, pemerintah daerah, baik provinsi ataupun kabupaten kota, yang ada di depan ketika inovasi, pasti piawai untuk melakukan kolaborasi. Tidak sendiri. APBD tidak lantas menjadikan hambatan untuk melangkah," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo dalam laporannya mengatakan, tahap presentasi kepala daerah diikuti oleh 55 daerah nominator terdiri dari 10 provinsi, 22 kabupaten, 11 kota, 4 daerah perbatasan dan 4 daerah tertinggal, serta 4 daerah klaster Papua. Banyaknya nominator IGA 2024 tersebut guna memperluas cakupan penilaian dan memberikan kesempatan bagi Pemda lain untuk meraih predikat sebagai daerah terinovatif.

Yusharto menjelaskan, setelah presentasi kepala daerah, tahapan penilaian IGA berikutnya adalah validasi lapangan. Hasil dari proses tersebut akan diputuskan dalam sidang pleno tim penilai untuk kemudian ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sebagai pemenang IGA 2024.

"Tim penilai berasal dari 18 instansi terdiri dari unsur kementerian/lembaga (K/L), akademisi, Non Governmental Organization (NGO), dan media," pungkasnya.

(Arifin).




 
Berita Lainnya :
  • Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
  • Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
  • Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  • Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    02 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    03 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    04 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    05 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    06 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    07 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    08 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    09 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    10 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    11 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    12 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    13 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    14 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    15 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    16 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    17 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    18 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    19 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    20 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    21 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    22 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com