Presiden Jokowi Optimistis Jutaan Nasabah PNM Mekaar Naik Kelas
Kamis, 01-02-2024 - 15:04:42 WIB
Presiden RI Ir. H.Joko Widodo, saat konfrensi pers di Grha Bung Karno, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah pada Rabu, 31 Januari 2024.
Baca juga:
   
 

Klaten - Presiden RI Ir. H.Joko Widodo  (Jokowi) optimistis setidaknya separuh dari 15,2 juta nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan Permodalan Nasional Madani (PNM) dapat menaikkan kelas usahanya. Hal tersebut disampaikan Presiden saat bersilaturahmi dengan nasabah PNM Mekaar di Grha Bung Karno, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah pada Rabu, 31 Januari 2024.

"Saya optimistis nasabah PNM Mekaar yang sekarang sudah 15,2 juta ini paling tidak separuh bisa naik kelas dari pengusaha mikro menjadi pengusaha kecil, dari pengusaha kecil menjadi pengusaha menengah, yang menengah menjadi pengusaha besar. Itu sudah sangat membantu perekonomian keluarga kita, juga bisa membantu perekonomian nasional kita," ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menyebutkan dua karakter yang harus dimiliki pengusaha agar dapat meningkatkan usahanya, yakni disiplin dan kerja keras. Disiplin antara lain dalam hal mengangsur cicilan pinjaman Mekaar.

"Dulu dimulai dari Rp2 juta, kemarin saya di Jogja ada yang sudah Rp10 juta, ada yang sudah Rp15 juta pinjamannya. Nanti kalau ibu-ibu semuanya disiplin mengangsur, semangat kerja keras dalam berusaha akan meningkat lagi," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara mengatakan bahwa jika para ibu sudah terbiasa disiplin mencicil pinjaman dalam jumlah kecil, maka tidak akan kesulitan ketika meminjam dalam jumlah besar. Presiden Jokowi menuturkan bahwa hal itu ia rasakan langsung saat menjadi pengusaha.

"Kalau kita terbiasa disiplin, karakter kita itu juga akan terbiasa disiplin. Ibu-ibu ngambil Rp10 juta sama ambil satu miliar kalau karakter kita sudah disiplin sama saja sebetulnya. Beratnya sama saja, entengnya juga sama saja. Saya mengalami," jelasnya.

Karakter kedua yaitu kerja keras. Presiden Jokowi bercerita bahwa dulu dia merintis usahanya dari nol dan berkat kerja keras bisa menjual produknya hingga ke mancanegara dalam waktu yang relatif singkat.

"Saya juga pernah mengalami tahun 1988 dari nol. Kemudian menjualnya di Solo, tahun kedua menjual bisa ke Jakarta, tahun ketiga saya sudah bisa ekspor. Karena apa? Kerja keras," ucapnya.

"Kalau teman-teman saya kerjanya jam 8 sampai jam 4, saya ndak, subuh sampai nanti tengah malam. Pasti beda hasilnya yang kerja jam 8 sampai jam 4 sama yang subuh sampai tengah malam, pasti hasilnya beda, percaya saya," lanjutnya.

Presiden Jokowi pun mengapresiasi produk-produk para nasabah PNM Mekaar yang dinilai memiliki kualitas sangat baik dan dijual dengan harga yang sangat kompetitif. Dengan kualitas dan harga tersebut, Presiden meyakini bahwa negara lain akan kesulitan bersaing dengan produk UMKM Indonesia.

"Ini (tas) saya belikan untuk Bu Jokowi Rp25 ribu ini. Coba negara mana yang bisa menyaingi kita kalau harga produknya sangat bersaing seperti ini. Barang yang lain juga harus seperti itu, harganya kompetitif harganya bisa bersaing, kualitasnya baik, kemasannya baik, packaging-nya baik, juga diberi nama yang baik, branding-nya bagus, namanya harus baik," tuturnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan tersebut yakni Ibu Iriana Joko Widodo, Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Bupati Klaten Sri Mulyani, dan Direktur Utama PNM Arief Mulyadi.

(Alf/Dig)




 
Berita Lainnya :
  • Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
  • Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
  • Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
  • Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
  • Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    02 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    03 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    04 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    05 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    06 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    07 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    08 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    09 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    10 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    11 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    12 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    13 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    14 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    15 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    16 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    17 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    18 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    19 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    20 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    21 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    22 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com