AL MUKHOLLIS SIAGIAN: Intelektual Muda Penggagas Teknologi Stabilitas Sea Level Rise
Jumat, 26-01-2024 - 09:50:11 WIB
Al Mukhlis Siagian.
Baca juga:
   
 

Padang - Indonesia memiliki potensi bersifat meta-daya yang dapat melampaui negara-negara bigdaya, seperti Amerika Serikat, Rusia dan Tiongkok merupakan ungkapan Al Mukhollis Siagian ketika ditanyakan mengenai karyanya yang baru rilis dalam buku yang diterbitkan oleh Penerbit BRIN.
 
Intelektual muda yang akrab disapa Kholis ini adalah seorang Alumnis Universitas Negeri Padang (UNP) dengan hobi menulis, membaca, meneliti, berdiskusi, dan gerakan aksi kepedulian baik demonstrasi, sosialisasi dan edukasi.

Saat ini Khollis tergabung di Common Ground Research Networks sebagai Reviewer di bidang The International Journal of Interdisciplinary Social Sciences.
 
Sebagai seorang intelektual muda yang berasal dari keluarga sederhana dan merupakan anak ke-7 dari delapan bersaudara, dirinya memiliki cita untuk berkontribusi dan menyaksikan langsung keterjutan Negara-negara maju dari kehebatan Indonesia yang masih tersimpan rapi.
 
“Rasa bangga atas masuknya karya saya dalam buku berjudul “Teknologi dan Kearifan Lokal untuk Adaptasi Perubahan Iklim” yang diterbikan oleh BRIN awal tahun 2024 ini tentu tidak lagi perlu dipertanyakan” ujar intelektual muda kelahiran Gunungtua Tumbu Jati, 05 November 1998.
 
Gagasan anak dari sepasang almarhum Soleh Siagian dan Shayhati Daulay yang tertuang dalam buku tersebut berupa terobosan inovatif untuk menghadapi peningkatan muka laut di dunia, khususnya di dan dari Indonesia. Gagasannya tentang teknologi stabilitas peningkatan muka laut ia beri nama dengan Chi A Gian yang berarti energi Al Mukhollis Siagian (lihat di Bab 5). Terdapat tiga fungsi dari gagasan teknologi Chi A Gian: pertama, menstabilkan es di kutub; kedua, membentuk artificial land (daratan buatan); ketiga, alat pertahanan perang.
 
Meskipun, kata Kholis, gagasannya harus diberi ruang skeptis atas keterwujudannya dalam waktu dekat. “Saya menyadari bahwa untuk mewujudkan gagasan tersebut berhadapan dengan dua kondisi sukar: pertama, masyarakat kita secara mayoritas cenderung lebih teguh pada perkiraan mistis daripada perhitungan matematika teknis dalam menanggapi bencana; kedua, pemangku kepentingan Negara kita secara dominan cenderung berorientasi pada perilaku oppurtunis. Di mana, dua elemen ini adalah faktor utama dalam mendorong keterwujudan gagasan tersebut” sebutnya.  

Dan terakhir, “yang jelas, saya akan tetap berjuang untuk mewujudkannya karena saya sungguh penasaran dengan keterjutan negara-negara maju. Selain itu, secara pribadi, mewujudkan gagasan ini merupakan langkah pasti untuk memasukkan Indonesia meraih penghargaan nobel. Saya sudah memulainya dengan beberapa langkah, menemui para tokoh dan stakeholders terkait, mendiskusikan dengan beberapa akademisi, dan mempublikasi beberapa karya terkait gagasan tersebut. Dapat dilihat dari buku saya berjudul “The Dinamics of Life” yang diterbitkan Ruang Karya than 2020 pada Bagian 6. Lingkungan Hidup dan Iklim, dalam buku “Recover Together Recover Stronger 2: Optimistic Ideas from Indonesia for the Resurrection of the World After the Covid-19 Pandemic” diterbitkan Perpusnas Press dalam rangka G20 tahun 2022 pada Bagian 3. The “Horror” of Climate Change and the Technological Idea of Seawater Volume Stability, dan gagasan tersebut lebih spesifik saya tuangkan dalam buku “Teknologi dan Kearifan Lokal untuk Adaptasi Perubahan Iklim” yang diterbitkan oleh Penerbit Brin tahun 2024 pada Bab 5. Solusi Adaptif Dampak Kenaikan Muka Laut,” jelasnya.

Menutup pembicaraan, Khollis mengemukakan bahwa rasa bangga di atas bukanlah bagi dirinya sendiri secara khusus, melainkan untuk generasi mendatang. “Kendati demikian, rasa bangga saya sebagaimana dikemukakan sebelumnya dihanturkan kepada para generasi mendatang melalui beberapa karya terkait gagasan tersebut. Jika seandainya saya tidak memiliki kesempatan untuk mewujudkannya, maka sekiranya merekalah yang akan melakukannya yang dipandu oleh karya-karya saya. Mereka akan membuktikan pada dunia bahwa Indonesia mampu menghasilkan yang terbaik di bidangan inovasi teknologi solutif atas keseimbangan dan kesinambungan hidup populasi dunia dari ancaman nyata yang menanti kita di luar pintu rumah,” tegasnya.

(As)





 
Berita Lainnya :
  • Mendagri Dukung UU Satu Data Indonesia, Perkuat Sinkronisasi Pembangunan Pusat dan Daerah
  • Kapolres Sergai Serap Aspirasi Warga Desa Lidah Tanah, Perkuat Kamtibmas
  • Serma Hariono Ajak Warga Hidupkan Kembali Semangat Gotong Royong
  • Salurkan Rp7,82 Miliar Bantuan TJSL, PTPN IV Regional 2 Perluas Manfaat bagi Masyarakat
  • Itwasda Polda Sumut Audit Kinerja Tahap II T.A. 2026 Di Polres Tebing Tinggi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Mendagri Dukung UU Satu Data Indonesia, Perkuat Sinkronisasi Pembangunan Pusat dan Daerah
    02 Kapolres Sergai Serap Aspirasi Warga Desa Lidah Tanah, Perkuat Kamtibmas
    03 Serma Hariono Ajak Warga Hidupkan Kembali Semangat Gotong Royong
    04 Salurkan Rp7,82 Miliar Bantuan TJSL, PTPN IV Regional 2 Perluas Manfaat bagi Masyarakat
    05 Itwasda Polda Sumut Audit Kinerja Tahap II T.A. 2026 Di Polres Tebing Tinggi
    06 Yusril Ihza Mahendra Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari UIN Ar-Raniry
    07 Sentuh Sisi Kemanusiaan, Kapolres Sergai Besuk Balita Penderita Tumor Kepala
    08 Pimpin Pengarahan Perdana, Plt. KSP Tekankan Integritas dan Akuntabilitas
    09 Bongkar Kasus Penyadapan Presiden, PP IPA Beri Dukungan Penuh untuk Kapolri Jenderal Suyudi
    10 Polri dan BNN Gandeng ONCB Thailand Kejar Buronan Jaringan Narkotika di Perbatasan
    11 Satgas TMMD Kodim Boyolali Bersama Warga Kebut Pengecoran Jalan
    12 Prabowo Panggil Dirut KAI, Bahas Revitalisasi Monas dan Stasiun Gambir
    13 Bupati Asmar Jajaki Investasi Sagu Meranti, Bidik Pasar Jepang
    14 Integrasi Data K/L Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran, Ini Penjelasan Mendagri
    15 Dugaan Intimidasi dalam Kasus Sengketa Tanah, Warga Medan Minta Kapolri Turun Tangan
    16 FERADI WPI Kembangkan Pelatihan Hukum Daring dan Pendidikan Profesi Advokat
    17 Gebosan Emas di Nagajuang, Kapolsek Siabu Iptu A.J. Nasution Belum Beri Penjelasan
    18 Kodam II/Sriwijaya Evaluasi Kerja Sama TNI AD dengan Perbankan
    19 Prof. Zudan: BKN Siap Bantu Penerapan Manajemen Talenta ASN di Banggai Laut dan Banggai Kepulauan
    20 Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Gorontalo Perkuat Sinergi dengan Kalangan Akademisi UNG
    21 Cegah Tabrakan Maut di Jalinsum, Kapolres Sergai Turun Langsung Pasang Stiker Pemilik Kendaraan
    22 Tak Sesuai Sistem Merit, BKN Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Sulbar Harus Segera Dibenahi
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com