Kapolres Ungkap 17 TPS Rawan, Bupati Targetkan Pemilu Sukses di Pasaman
Kamis, 18-01-2024 - 21:14:28 WIB
Baca juga:
   
 

Pasaman - Pemerintah Kabupaten Pasaman gelar rapat koordinasi lengkap, dihadiri seluruh unsur pemerintahan dan stake holder yang ada di Pasaman.

Selain diikuti jajaran Pemkab Pasaman, mulai dari bupati hingga wali nagari, rakor di hall Lt. III kantor Bupati Pasaman itu, juga mengundang Forkopimda, kepala instansi vertikal, baik PT Pos, Telkom, PLN, KPU juga Bawaslu serta pihak terkait lainnya.

"Rakor ini diselenggarakan untuk menyamakan sudut pandang dalam rangka percepatan kegiatan tahun anggaran 2024, demi tercapainya program prioritas Kabupaten Pasaman. Disamping juga evaluasi kesiapan Pemilu serta langkah lanjutan penanganan pasca bencana alam yang terjadi di Kabupaten Pasaman."

Hal itu disampaikan Bupati Pasaman Sabar AS, saat pidato pembukuan rakor, Kamis (18/01/24).

Dikatakan Bupati, rapat koordinasi lengkap ini, merupakan tindak lanjut dari hasil rapat forkopimda Pasaman beberapa waktu lalu.

"Ada agenda penting nasional yang akan terlaksana di tahun 2024, yakni Pemilu serentak tanggal 14 Februari. Pemilu ini harus sukses tanpa kendala dan semua pihak harus terlibat aktif sesuai fungsi dan kapasitasnya masing-masing," ujar Bupati Sabar AS.

"Kita targetkan Pemilu di Pasaman berjalan sukses di setiap tahapannya," lanjut bupati.

Menurutnya, kendala yang ada di Pasaman adalah soal pendistribusian logistik pemilu, mengingat titik antar yang jauh dan beberapa titik lokasi merupakan daerah rawan bencana. Disamping itu ada beberapa faktor teknis yang harus diantisipasi dari awal, seperti aliran listrik dan jaringan internet yang belum menjangkau seluruh TPS, serta perangkat pendukung elektronik lainnya yang belum memadai.

Kepada Komisi Pemilihan Umum, selaku pihak penyelenggara pemilu, Bupati Pasaman minta untuk terus dilakukan sosialisasi dan edukasi politik ke masyarakat, agar angka partisipasi pemilih meningkat dari pemilu sebelumnya.

Terhadap penanganan bencana di Pasaman, Bupati Sabar AS minta ditangani maksimal, cepat dan terkoordinasi.

"Diakhir 2023 kemaren, telah terjadi bencana alam serentak di 7 kecamatan di Pasaman. Penanganannya seharusnya cepat, tidak saling menunggu. Kan tidak mungkin dalam waktu bersamaan, bupati bisa hadir diseluruh lokasi bencana yang tersebar itu," jelas Bupati Sabar.

"Camat dan Walinagari harus lebih pro aktif dalam menyikapi bencana yang terjadi di daerahnya," ujar Bupati lagi.

Dikesempatan itu, Bupati Pasaman mengajak semua pihak untuk menjaga dan melestarikan hutan, mengingat potensi bencana berupa banjir bandang dan tanah longsor, begitu potensial terjadi di Pasaman.

Pihak KPU Pasaman dalam laporannya, menyebut 177 TPS belum terjangkau akses internet dan sebagian lagi belum teraliri jaringan listrik PLN.

"Terdapat 940 TPS Reguler ditambah satu TPS khusus di Pasaman. Pemilih yang terdaftar di DPT sebanyak 218.568 orang dan ada kemungkinan muncul Daftar Pemilih Tambahan. Terhadap Daftar Pemilih Khusus, mereka yang tidak terdaftar di DPT, cukup membawa KTP di TPS tempat domisilinya," terang komisioner KPU.

Kapolres Pasaman, AKBP. Yudho Huntoro, SIK., MIK, dalam paparannya mengungkap terdapat daerah rawan pemilu di Pasaman.

Namun kerawanan di Pasaman bukan bentrok massa atau huru hara, melainkan rawan soal titik lokasi TPS yang jauh dan sulit dijangkau.

"Terdata 17 TPS rawan di 4 kecamatan, masing-masing 5 TPS di Kecamatan Dua Koto, 3 TPS Kecamatan Rao Utara, 1 TPS Kecamatan Mapat Tunggul dan 8 TPS di Kecamatan MT Selatan," beber Kapolres Yudho.

"Kondisi ini harus dihitung secara tepat, agar distribusi logistik tidak terkendala, mengingat beratnya medan yang akan dilewati," kata Kapolres.

Sementara itu, Komandan Kodim 0305 Pasaman, diwakili Kasdim Mayor Inf. Supadi memaparkan pola penanganan bencana di Pasaman.

Menurutnya, musibah bencana alam harus ditangani bersama, namun tetap dalam satu komando.

"Sebelum mengambil keputusan, perlu pertimbangan matang dan data yang lengkap. Untuk penetapan masa tanggap darurat bencana, dikeluarkan paling lama tujuh hari setelah bencana terjadi," jelas Kasdim.

Kasdim mengingatkan, pemerintah harus menunjukkan responsibility cepat (quick respons) terhadap setiap kejadian bencana yang terjadi di daerahnya.

Selain pengarahan bupati dan pemaparan kapolres serta kasdim, juga tampil menyampaikan makalah sejumlah kepala OPD Pemkab Pasaman. (Jaya)




 
Berita Lainnya :
  • Mendagri Dukung UU Satu Data Indonesia, Perkuat Sinkronisasi Pembangunan Pusat dan Daerah
  • Kapolres Sergai Serap Aspirasi Warga Desa Lidah Tanah, Perkuat Kamtibmas
  • Serma Hariono Ajak Warga Hidupkan Kembali Semangat Gotong Royong
  • Salurkan Rp7,82 Miliar Bantuan TJSL, PTPN IV Regional 2 Perluas Manfaat bagi Masyarakat
  • Itwasda Polda Sumut Audit Kinerja Tahap II T.A. 2026 Di Polres Tebing Tinggi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Mendagri Dukung UU Satu Data Indonesia, Perkuat Sinkronisasi Pembangunan Pusat dan Daerah
    02 Kapolres Sergai Serap Aspirasi Warga Desa Lidah Tanah, Perkuat Kamtibmas
    03 Serma Hariono Ajak Warga Hidupkan Kembali Semangat Gotong Royong
    04 Salurkan Rp7,82 Miliar Bantuan TJSL, PTPN IV Regional 2 Perluas Manfaat bagi Masyarakat
    05 Itwasda Polda Sumut Audit Kinerja Tahap II T.A. 2026 Di Polres Tebing Tinggi
    06 Yusril Ihza Mahendra Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari UIN Ar-Raniry
    07 Sentuh Sisi Kemanusiaan, Kapolres Sergai Besuk Balita Penderita Tumor Kepala
    08 Pimpin Pengarahan Perdana, Plt. KSP Tekankan Integritas dan Akuntabilitas
    09 Bongkar Kasus Penyadapan Presiden, PP IPA Beri Dukungan Penuh untuk Kapolri Jenderal Suyudi
    10 Polri dan BNN Gandeng ONCB Thailand Kejar Buronan Jaringan Narkotika di Perbatasan
    11 Satgas TMMD Kodim Boyolali Bersama Warga Kebut Pengecoran Jalan
    12 Prabowo Panggil Dirut KAI, Bahas Revitalisasi Monas dan Stasiun Gambir
    13 Bupati Asmar Jajaki Investasi Sagu Meranti, Bidik Pasar Jepang
    14 Integrasi Data K/L Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran, Ini Penjelasan Mendagri
    15 Dugaan Intimidasi dalam Kasus Sengketa Tanah, Warga Medan Minta Kapolri Turun Tangan
    16 FERADI WPI Kembangkan Pelatihan Hukum Daring dan Pendidikan Profesi Advokat
    17 Gebosan Emas di Nagajuang, Kapolsek Siabu Iptu A.J. Nasution Belum Beri Penjelasan
    18 Kodam II/Sriwijaya Evaluasi Kerja Sama TNI AD dengan Perbankan
    19 Prof. Zudan: BKN Siap Bantu Penerapan Manajemen Talenta ASN di Banggai Laut dan Banggai Kepulauan
    20 Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Gorontalo Perkuat Sinergi dengan Kalangan Akademisi UNG
    21 Cegah Tabrakan Maut di Jalinsum, Kapolres Sergai Turun Langsung Pasang Stiker Pemilik Kendaraan
    22 Tak Sesuai Sistem Merit, BKN Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Sulbar Harus Segera Dibenahi
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com