Proyek Pembangunan Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Sukaraja 1 Sukabumi Tinggalkan Hutang
Kamis, 21-12-2023 - 10:57:39 WIB
Baca juga:
   
 

Sukabumi - Pembangunan Rehabilitasi ruang kelas SD beserta perabotannya SDN Sukaraja 1 Kecamatan Sukaraja kabupaten Sukabumi diduga meninggalkan utang matrial bahan bangunan puluhan juta rupiah, sampai saat ini belum terbayarkan Rabu, (20/12/23).

Hal ini diungkapkan oleh pemilik toko TB.Mutiara Rafka ( YM )dan di perkuat oleh salah seorang yang menyambungkan terhadap toko tersebut AS, Rabu (20/12/2023/). AS mengatakan toko TB Mutiara Rafka adalah pihak yang paling dirugikan dalam proyek pembangunan dari Dinas Pendidikan ini.

"Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas SDN 1 Sukaraja  itu mengambil bahan materialnya terhadap TB.Mutiara Rafka jadi uang Matrial yang ditinggalkan oleh pelaksana proyek sebesar Rp. 60.313.500 pekerjaan sudah selesai  tetapi pembayaran bahan bangunan sampai sekarang belum di selesaikan," kata AS.

Saat ditemui pemilik toko TB.Mutiara Rafka ( YM ) mengungkapkan pembelanjaan Matrial bahan bangunan untuk pembangunan sekolah SDN 1 Sukaraja  memang benar kami yang menyuplai bahan bangunannya yang dikerjakan oleh CV. RIZKIA GEMILANG Tahun Anggaran Tahun 2023 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 387.897.000 dari Dinas pendidikan Kabupaten Sukabumi.

Selanjutnya Masih  YM  saya sering menanyakan terhadap pelaksana pembangunan untuk pembayaran Matrial kapan akan di bayar dengan jawaban dari pihak pelaksana "nanti belum cair dari pihak dinasnya" setelah mendapat jawaban seperti itu saya mencoba menanyakan terhadap pihak sekolah namun pihak sekolah menjawab " kami tidak tahu menahu kerana pihak sekolah hanya menerima kunci ungkapnya, ( apa saya harus bongkar lagi bahan matrial saya disekolah sambil memperlihatkan bukti BON ).ungkapnya

Saat wartawan Gardatipikornews.com konfirmasi terhadap pihak dinas melalui Kabid SD lewat tlpn mengatakan untuk Pencairan terhadap CV.RIZKIA GEMILANG sudah selesai dan pihak dinas sudah mewanti - wanti sebelum pencairan finishing untuk tidak di cairkan dulu bilamana dilapangan masih ada sangkut paut masalah yang belum selesai seperti upah pekerja, ke warung setempat maupun kematrial.

Setelah adanya laporan seperti ini akan saya panggil pengusahanya untuk segera menyelesaikan permasalah dan akan saya tindak tegas, ungkapnya

Ketua DPP lembaga Pemantau Independen Tindak Pidana Korupsi (LPI TIPIKOR) Indonesia Asep Zam Zam Angkat bicara Tindak tegas pengusaha nakal yang telah merugikan orang lain dan laporkan atas penggelapan matrial bahan bangunannya, ini sudah jelas menggelapkan barang milik orang lain dan disini ada unsur kelalaian dari pihak dinas atas kepengawasannya tidak ada, harusnya pihak dinas secepat mungkin menindak pengusaha nakal ini, saya harap kepada instansi terkait seperti inspektorat, kepolisian dan kejaksaan negeri untuk segera turun tangan menangapi permasalahan ini, tuturnya.

(Dir/tim)




 
Berita Lainnya :
  • Dugaan Intimidasi dalam Kasus Sengketa Tanah, Warga Medan Minta Kapolri Turun Tangan
  • FERADI WPI Kembangkan Pelatihan Hukum Daring dan Pendidikan Profesi Advokat
  • Gebosan Emas di Nagajuang, Kapolsek Siabu Iptu A.J. Nasution Belum Beri Penjelasan
  • Kodam II/Sriwijaya Evaluasi Kerja Sama TNI AD dengan Perbankan
  • Prof. Zudan: BKN Siap Bantu Penerapan Manajemen Talenta ASN di Banggai Laut dan Banggai Kepulauan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Dugaan Intimidasi dalam Kasus Sengketa Tanah, Warga Medan Minta Kapolri Turun Tangan
    02 FERADI WPI Kembangkan Pelatihan Hukum Daring dan Pendidikan Profesi Advokat
    03 Gebosan Emas di Nagajuang, Kapolsek Siabu Iptu A.J. Nasution Belum Beri Penjelasan
    04 Kodam II/Sriwijaya Evaluasi Kerja Sama TNI AD dengan Perbankan
    05 Prof. Zudan: BKN Siap Bantu Penerapan Manajemen Talenta ASN di Banggai Laut dan Banggai Kepulauan
    06 Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Gorontalo Perkuat Sinergi dengan Kalangan Akademisi UNG
    07 Cegah Tabrakan Maut di Jalinsum, Kapolres Sergai Turun Langsung Pasang Stiker Pemilik Kendaraan
    08 Tak Sesuai Sistem Merit, BKN Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Sulbar Harus Segera Dibenahi
    09 Sat Lantas Polres Tebing Tinggi Ops Patuh Toba 2026 di Titik Rawan Macet dan Kecelakaan
    10 Audiensi dengan Kemendikdasmen, Bupati Asmar Perjuangkan Kelanjutan Revitalisasi 72 Sekolah di Meranti
    11 Polres Sergai Ungkap Kasus Pupuk Palsu Bermerek Naga Mas dan Penyalahgunaan BBM
    12 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    13 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    14 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    15 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    16 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    17 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    18 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    19 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    20 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    21 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    22 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com