PT Sumatera Ruang Lestari Diduga Serobot Lahan Warga Desa Mumpa Kabupaten Indragiri Hilir Riau
Selasa, 26-09-2023 - 15:23:22 WIB
Baca juga:
   
 

Tembilahan - Masyarakat Desa Mumpa Kecamatan Tempuling didampingi tokoh masyarakat dan tokoh adat, datangi kantor ATR/BPN dan kantor UPT KPH MANDAH tembilahan Inhil, tanyakan kejelasan tanah kebun mereka yang sedang di serobot PT Sumatera Ruang Lestari, Warga masyarakat mumpa juga berencana akan segera datangi kantor DLHK provinsi untuk pertanyaan kejelasan nasib tanah yang sejak 1994 mereka garap.

Warga komentari pelayanan ATR/BPN yang kurang memuaskan, dalam menyambut kedatangan warga, Senin 25 September 2023.

"Kami diterima diluar kantor sambil berdiri lagi, kantor ini dibangun pakai uang pajak rakyat, dibiayai pakai uang pajak dari  rakyat seharusnya pro rakyat karna mereka itu kan pelayannya rakyat, seharusnya kami disambut baik diajak masuk duduk diajak ngobrol ditunjukan batas batas wilayah HGU PT SRL, biar jelas, dan yang terpenting tindakan apa yang akan dilakukan dan kapan akan dilakukan ATR/ BPN untuk membantu menyelesaikan konflik kami  ini, itu yg sebenarnya kami harapkan,"ucap warga.

Namun hingga berita ini diterbitkan pihak ATR/BPN masih belum memberikan jawaban terkait langkah apa yang akan dilakukan ATR/BPN dalam membantu warga untuk menyelesaikan konflik pertanahannya dengan perusahaan...

"Kalau Kami turun kelapangan tunjukan surat bukti garap kami sejak 1994 kepada orang Perusahaan mereka mau berhenti sebentar, tapi kalau kami pulang mereka mulai lagi lanjut garap terus, dulu dalam kondisi masih hutan sebelum garap kami minta ijin ke bayang HD kepala desa dan kecamatan, kami di minta bayar 2.500.000 satu batang parit nya, untuk uang pancang kata orang desa," tutur warga.

disitu kurang lebih ada 10 batang parit, nah di tahun 2004 warga juga sempat dibantu anggota DPR berupa bibit sawit dan penggalian parit untuk keringkan paritnya supaya warga bisa nyembrang untuk garap lahan mereka.

"Jahatnya perusahaan diracunya tanaman kami ditumbangkan ditimbun pakai alat berat, yang Hebatnya lagi, mereka dijaga brimob berseragam bersenjata lengkap, ada ribuan hektar lahan masyarakat yang di serobot perusahaan itu, segala macam cara Yang baik kami sudah coba. melapor ke desa, DPR dan kecamatan mereka cuma berjanji mau menyelesaikan masalah penyerobotan itu tapi sampai detik ini tidak ada tindakan apa apa.

"segala cara sudah kami lakukan untuk pertahankan tanah kami, tinggal angkat senjata yang belum kami lakukan, kalau tidak ada keberpihakan pemerintah dan APH kepada kami masyarakat kecil, Maka kami tidak punya pilihan selain melawan dengan angkat.

Sebelum datangi kantor ATR/BPN dan KPH warga sudah terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan aparat pemerintah setempat seperti camat dan kepala desa, namun perusahaan tidak mengindahkan.

"Demi kebaikan kita bersama, agar tidak ada tumpah darah dan kerusuhan yang lebih hebat lagi, saya minta dengan tegas, agar perusahaan menghentikan aktivitas di lahan yang masih berkonflik dengan masyarakat, mari duduk bersama, kita selesaikan dulu baik baik, mari cari jalan solusinya dulu kami siap berunding untuk berdamai asal tidak dirugikan” kata warga.

Warga setempat hawatir jika aktivitas perusahaan terus berlanjut maka perusahaan bisa semena mena serobot Habis semua lahan warga dan makin menyengsarakan masyarakat.

“Dalam satu minggu saja sudah berapa hektar lahan masyarakat yang digarapnya, apalagi perusahaan menggunakan alat berat, tentu dengan cepat bisa menggarap lahan milik masyarakat,” ujar warga.

Lebih lanjut, warga mengatakan, bahwa pemerintah desa dan kecamatan DPR janji akan membentuk tim khusus (timsus) untuk menangani konflik antara PT SRL dan warga desa Kecamatan Tempuling.

Kenyataan sampai detik ini tidak ada realisasinya lahan kamipun tetap diserobot juga setiap hari aktivitas perusahaan terus berlan dilahan kami.

“Dengan menggunakan alat berat perusahaan merusak pohon sawit, kemudian membenamkannya ke dalam tanah. Jelas ini lahan ada pohon sawitnya, tetap saja dirusak oleh perusahaan,” ujarnya. (Dir)





 
Berita Lainnya :
  • Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
  • Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
  • Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
  • Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
  • Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    02 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    03 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    04 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    05 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    06 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    07 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    08 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    09 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    10 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    11 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    12 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    13 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    14 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    15 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    16 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    17 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    18 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    19 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    20 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    21 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    22 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com