Kogamti Dukung MBG Prioritaskan Wilayah 3T
Sabtu, 29-08-2026 - 21:39:34 WIB
Baca juga:
   
 

 


Jakarta, - Dewan Pimpinan Pusat Komite Generasi Muda Timur Indonesia (DPP KOGAMTI) mengapresiasi langkah pemerintah yang memprioritaskan aktivasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), khususnya kawasan Indonesia Timur.


Ketua Umum DPP KOGAMTI Afandi Somar menilai kebijakan tersebut merupakan langkah tepat untuk mempercepat pemerataan gizi sekaligus memastikan kehadiran negara dirasakan anak-anak di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.


“Papua, Maluku, Maluku Utara, hingga Nusa Tenggara Timur merupakan wilayah yang sangat membutuhkan program prioritas seperti MBG. Ketika pemerintah menyasar wilayah 3T terlebih dahulu, itu menunjukkan kehadiran negara secara nyata bagi anak-anak di daerah perbatasan dan tertinggal,” ujar Afandi Somar di Jakarta, Jumat (28/8/2026).


Menurut Afandi, pembenahan tata kelola dan Standar Operasional Prosedur (SOP) MBG yang sedang dilakukan pemerintah menjadi langkah penting untuk memastikan program berjalan transparan, akuntabel, efektif, dan tepat sasaran.


KOGAMTI menilai pemerataan program MBG tidak boleh berhenti di pusat-pusat perkotaan. Program tersebut harus menjangkau ruang-ruang kelas hingga pelosok wilayah terluar Indonesia.


“Kami di KOGAMTI siap mengawal kebijakan ini. Jangan sampai anak-anak di daerah tertinggal tertinggal dalam pemenuhan gizi dan kesehatan. Prioritas pemerintah terhadap wilayah 3T harus kita dukung bersama demi lahirnya generasi Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan berdaulat,” tegas Afandi.


Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan pemerintah tengah membenahi tata kelola dan SOP di sekitar 27.000 titik program MBG yang telah berjalan.


“Izinkan kami membereskan tata kelola yang sudah jalan 27.000 ini. Kami harus pastikan berjalan sesuai dengan tata kelola yang baik, SOP dijalankan, dan lain-lain,” ujar Sudaryono, Kamis (27/8/2026).


Setelah proses pemetaan dan pembenahan tata kelola rampung, pemerintah akan memprioritaskan daerah yang dinilai paling membutuhkan, terutama wilayah 3T.


Rencana tersebut mencakup sejumlah wilayah, antara lain Papua, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), serta daerah lain yang masuk kategori 3T.


“Maka setelah ini baru kita sisir, kita petakan. Daerah mana yang paling membutuhkan? Yang paling membutuhkan adalah 3T. Maka 3T dulu, mungkin insya Allah di September ini kita prioritaskan untuk diaktivasi di daerah-daerah Papua, Maluku, Maluku Utara, NTT, NTB, daerah-daerah yang memang tertinggal, terdepan, dan terluar ini menjadi prioritas,” jelas Sudaryono.


KOGAMTI menegaskan dukungannya terhadap langkah tersebut dan mendorong agar aktivasi MBG di wilayah 3T dilakukan secara konsisten, transparan, dan berkelanjutan sehingga manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat yang menjadi prioritas.


(Riky Pratama).


 




 
Berita Lainnya :
  • Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
  • Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
  • Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  • Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    02 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    03 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    04 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    05 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    06 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    07 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    08 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    09 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    10 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    11 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    12 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    13 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    14 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    15 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    16 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    17 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    18 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    19 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    20 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    21 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    22 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com