BASSRA Bantah Tolak Industrialisasi Bangkalan, Sikap Resmi Belum Diputuskan
Senin, 17-08-2026 - 20:52:05 WIB
Sekretaris Jenderal BASSRA KH Syafik Rofi’i
Baca juga:
   
 

 


Bangkalan Jatim, - Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (BASSRA) membantah informasi yang menyebut organisasi tersebut telah memutuskan menolak rencana pembangunan industri di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.


Sekretaris Jenderal BASSRA KH Syafik Rofi’i mengatakan, pembahasan mengenai arah pembangunan Bangkalan memang sempat dilakukan dalam forum organisasi. Namun, menurut dia, berbagai pandangan yang muncul dalam pembahasan tersebut belum menjadi keputusan resmi BASSRA.


“Belum ada sikap BASSRA untuk menolak. Itu masih pemikiran yang muncul dalam pembahasan, bukan kesepakatan atau keputusan,” ujar Syafik.


Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul informasi yang mengaitkan rapat BASSRA dengan sikap penolakan terhadap rencana industrialisasi di Bangkalan.


Syafik menjelaskan, dalam pertemuan tersebut terdapat sejumlah pandangan mengenai arah pembangunan Madura. Salah satunya berkaitan dengan gagasan agar kepentingan pembangunan di tingkat provinsi lebih dahulu menjadi perhatian.


Namun, ia menegaskan bahwa pandangan tersebut masih berupa bahan pembahasan dan belum dapat disebut sebagai sikap resmi organisasi.


“Kalau disebut BASSRA sudah memutuskan atau menyepakati menolak rencana industri di Bangkalan, itu tidak benar,” katanya.


Menurut Syafik, forum yang membahas persoalan tersebut belum menghasilkan keputusan final. Karena itu, ia meminta masyarakat membedakan antara pendapat yang disampaikan dalam forum dengan keputusan kelembagaan.


“BASSRA tidak pernah memutuskan, menyepakati, atau memberikan pernyataan untuk menolak rencana industrialisasi di Bangkalan,” ujarnya.


Ia mengatakan BASSRA masih membuka ruang pembahasan mengenai rencana industrialisasi maupun rencana nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang berkaitan dengan agenda tersebut.


Sebelum menentukan sikap, BASSRA akan meminta pandangan dari berbagai unsur, termasuk ulama, tokoh masyarakat, kalangan intelektual, serta elemen masyarakat lainnya.


Langkah tersebut, kata Syafik, diperlukan agar keputusan yang nantinya diambil dapat mempertimbangkan kepentingan masyarakat Madura secara lebih luas.


“Masih akan kami bahas lagi dengan berbagai kalangan. Jadi belum ada keputusan BASSRA,” katanya.


Syafik menilai rencana pembangunan dan industrialisasi merupakan persoalan strategis yang perlu dibahas secara hati-hati. Aspirasi masyarakat, menurut dia, menjadi salah satu pertimbangan sebelum organisasi menentukan sikap.


Ia juga meminta agar hasil pembahasan internal tidak diposisikan sebagai keputusan resmi sebelum melalui proses kelembagaan.


BASSRA, lanjut Syafik, tetap membuka ruang terhadap berbagai pandangan mengenai arah pembangunan Bangkalan. Sikap resmi organisasi, menurut dia, baru dapat disampaikan setelah melalui pembahasan dan persetujuan sesuai mekanisme yang berlaku di internal BASSRA.


Dengan demikian, berdasarkan keterangan Syafik, hingga Senin (17/8/2026), BASSRA belum menyatakan sikap resmi menolak rencana pembangunan industri di Bangkalan. Pembahasan mengenai rencana tersebut masih akan dilanjutkan dengan melibatkan berbagai unsur.


Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang mengenai posisi BASSRA terhadap rencana industrialisasi di Bangkalan.


(*).


 




 
Berita Lainnya :
  • Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
  • Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
  • Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  • Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    02 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    03 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    04 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    05 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    06 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    07 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    08 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    09 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    10 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    11 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    12 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    13 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    14 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    15 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    16 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    17 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    18 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    19 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    20 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    21 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    22 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com