Kemendagri Gelar Sosialisasi Penanganan Banjir Melalui Program FMNJP di Brebes
Rabu, 05-08-2026 - 21:29:42 WIB
Baca juga:
   
 

 


Brebes, - Pemerintah menggelar Sosialisasi Penanganan Banjir di Kawasan Pantai Utara Jawa dalam mendukung Flood Management in North Java Project (FMNJP) di Kabupaten Brebes, Selasa (04/08/2026).


Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi risiko banjir di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa.


Harapannya, penanganan banjir tidak hanya melindungi masyarakat dari dampak bencana, tetapi juga menjaga produktivitas pertanian dan aktivitas ekonomi yang menjadi penopang kehidupan masyarakat Pantura.


Pantura Jawa selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan strategis nasional. Selain menjadi jalur utama distribusi barang dan jasa, kawasan tersebut juga menjadi sentra pertanian, perikanan, industri, hingga perdagangan. 
Namun, perubahan iklim membuat kawasan ini semakin rentan terhadap banjir dan banjir rob.


Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah I Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Irvan Amirullah, mengatakan penanganan banjir harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya mengandalkan pembangunan fisik.


"Selain pembangunan infrastruktur, diperlukan penguatan perencanaan, koordinasi lintas sektor, serta peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu beradaptasi terhadap risiko bencana. Dengan demikian, pembangunan yang dilakukan akan memberikan manfaat yang berkelanjutan," ujar Irvan.


Ia menjelaskan, FMNJP merupakan bentuk komitmen Pemerintah bersama Asian Development Bank (ADB) dalam memperkuat ketahanan kawasan Pantura terhadap risiko banjir.


 Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur pengendali banjir, tetapi juga memperkuat tata kelola pemerintahan, kapasitas kelembagaan, dan pemberdayaan masyarakat.


Kabupaten Brebes menjadi salah satu daerah yang merasakan dampak banjir cukup besar.


Berdasarkan data BNPB, banjir yang terjadi di Kecamatan Ketanggungan pada Maret 2026 merendam ratusan rumah, mengganggu akses transportasi, serta berdampak pada sektor pertanian dan peternakan.


Melalui sosialisasi ini, pemerintah juga memperkenalkan Livelihood Restoration Program (LRP) sebagai bagian dari implementasi FMNJP.


"Program tersebut dirancang untuk membantu masyarakat terdampak memulihkan mata pencaharian melalui pelatihan keterampilan, penguatan kapasitas ekonomi, dan pengembangan usaha yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim," ungkapnya.


Pelatihan bagi Warga Terdampak (WTD) telah dimulai di Kabupaten Indramayu dan Majalengka, kemudian dilanjutkan di Kabupaten Kuningan dan Grobogan. Sementara itu, Kabupaten Brebes dijadwalkan mengikuti pelatihan pada tahap berikutnya pada 2027.


Sementara itu, Anggota Komisi II DPR RI, Eka Widodo, menilai keberhasilan penanganan banjir juga ditentukan oleh peran aktif masyarakat. Menurutnya, pembangunan infrastruktur perlu dibarengi dengan pendekatan soft engineering melalui edukasi dan perubahan perilaku.


"Masyarakat perlu memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari upaya mencegah banjir. Tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan sungai, serta tidak mengubah atau membelokkan alur sungai merupakan langkah sederhana yang memberikan dampak besar terhadap kelancaran aliran air," ujar Eka.


(M.Husnie).


 




 
Berita Lainnya :
  • Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
  • Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
  • Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  • Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    02 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    03 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    04 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    05 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    06 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    07 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    08 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    09 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    10 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    11 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    12 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    13 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    14 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    15 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    16 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    17 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    18 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    19 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    20 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    21 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    22 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com