LKPPH DPN PERMAHI Desak Polda Subar Usut Distribusi Pupuk Subsisi di Kalukku
Selasa, 28-07-2026 - 00:54:18 WIB
Baca juga:
   
 

 


Mamuju, - Lembaga Kajian dan Pengawasan Penegakan Hukum (LKPPH) Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPN PERMAHI) mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat  (Sulbar) untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan penyimpangan distribusi pupuk subsidi di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.


Desakan tersebut disampaikan menyusul adanya laporan dan informasi masyarakat yang mengindikasikan dugaan bahwa pupuk subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi petani justru berpotensi dialihkan kepada pihak lain, termasuk diduga kepada tengkulak, untuk kemudian diperjualbelikan kembali dan digunakan bagi kepentingan komersial.


LKPPH DPN PERMAHI menilai dugaan tersebut harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sebab, pupuk subsidi merupakan fasilitas yang diberikan negara untuk membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian. Apabila benar terjadi penyimpangan, maka persoalan tersebut bukan sekadar masalah distribusi, tetapi berpotensi menjadi bentuk penyalahgunaan subsidi yang merugikan petani dan negara.


Wahyullah Arif, selaku Sekretaris Direktur LKPPH DPN PERMAHI, menegaskan bahwa pihaknya meminta aparat penegak hukum tidak hanya melakukan pengawasan secara administratif, tetapi juga menelusuri alur distribusi pupuk subsidi secara menyeluruh, mulai dari penyalur, kios resmi, kelompok tani, hingga penerima akhir.


"Kami meminta Polda Sulbar tidak berhenti pada pemeriksaan administratif. Jika benar ada pupuk subsidi yang dialihkan kepada tengkulak, ditampung, kemudian dijual kembali untuk kepentingan komersial, maka harus diusut siapa yang bermain, siapa yang menerima keuntungan, dan siapa yang membekingi praktik tersebut. Jangan sampai subsidi negara justru menjadi ladang bisnis bagi segelintir pihak, sementara petani kecil kesulitan mendapatkan pupuk," tegas Wahyullah Arif.


Menurut LKPPH DPN PERMAHI, pihaknya menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan adanya kelompok tani yang mendapatkan alokasi pupuk subsidi, namun pupuk tersebut diduga tidak sepenuhnya digunakan oleh petani penerima manfaat. Bahkan, terdapat dugaan pupuk subsidi tersebut diperjualbelikan kembali kepada pihak tertentu dan berpotensi dialihkan untuk kebutuhan perkebunan atau kepentingan komersial lainnya.


Selain itu, LKPPH DPN PERMAHI juga menerima informasi yang perlu diverifikasi lebih lanjut mengenai dugaan adanya kelompok tani yang tercatat sebagai penerima pupuk subsidi, tetapi diduga tidak memiliki lahan pertanian yang sesuai dengan persyaratan penerima subsidi.


"Kalau informasi ini benar, pertanyaannya sederhana: bagaimana pupuk subsidi bisa keluar dari jalur yang seharusnya? Siapa yang melakukan verifikasi? Siapa yang memberikan rekomendasi? Dan siapa yang bertanggung jawab mengawasi? Ini yang harus dibuka secara terang kepada publik," ujar Wahyullah Arif.


LKPPH DPN PERMAHI juga meminta aparat penegak hukum untuk tidak mengabaikan informasi mengenai dugaan keterlibatan atau adanya pihak yang memberikan perlindungan terhadap praktik penyimpangan tersebut.


Namun demikian, LKPPH DPN PERMAHI menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum tertentu, termasuk dugaan adanya pihak yang membekingi distribusi pupuk subsidi, harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang profesional serta berdasarkan alat bukti yang sah.


"Kami tidak ingin menuduh siapa pun tanpa bukti. Tetapi jika ada laporan masyarakat mengenai dugaan permainan pupuk subsidi, aparat wajib memeriksa dan mengusutnya. Jangan sampai laporan masyarakat justru berhenti karena ada dugaan keterlibatan pihak tertentu," tegasnya.


(Rifai).


 




 
Berita Lainnya :
  • LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
  • Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
  • H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    02 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    03 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    04 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    05 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    06 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    07 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    08 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    09 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    10 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    11 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    12 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    13 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    14 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    15 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    16 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    17 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    18 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    19 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    20 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    21 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    22 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com