Ketika Pattani Menjadi Cermin : Membangun Peradaban melalui Ilmu, Keikhlasan, dan Pengabdian
Minggu, 12-07-2026 - 18:26:55 WIB
Baca juga:
   
 

 


Di tengah arus globalisasi yang sering mengukur keberhasilan dengan kemajuan teknologi dan kemewahan infrastruktur, masih ada satu nilai yang tidak pernah lekang oleh zaman, yaitu keikhlasan dalam mendidik dan mengabdi. Nilai itulah yang saya temukan selama mengikuti Ushuluddin Goes International 2026 di Pattani, Thailand.


Perjalanan ini bukan sekadar mobilitas akademik atau program pengabdian mahasiswa di luar negeri. Bagi saya, Pattani adalah ruang refleksi yang memperlihatkan bahwa peradaban besar tidak selalu lahir dari kota-kota metropolitan, melainkan dapat tumbuh dari komunitas yang menjadikan ilmu, akhlak, dan ketulusan sebagai fondasi kehidupan.


Sebagai mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus putra daerah Kota Batam, saya merasa memperoleh pelajaran yang tidak diajarkan di ruang kuliah. Bersama delegasi mahasiswa Indonesia, saya menyaksikan bagaimana masyarakat Pattani mempertahankan tradisi pendidikan Islam dengan penuh kesabaran, meskipun hidup di tengah berbagai keterbatasan.


Kunjungan ke beberapa lembaga pendidikan Islam memperlihatkan bahwa kualitas pendidikan tidak selalu bergantung pada kemegahan fasilitas. Yang lebih menentukan adalah dedikasi para guru, kepedulian masyarakat, dan semangat peserta didik dalam menuntut ilmu. Nilai-nilai tersebut menjadi modal utama yang membuat lembaga pendidikan tetap bertahan dan melahirkan generasi yang berakhlak.


Selama kegiatan berlangsung, kami berbagi pengetahuan melalui pembelajaran Al-Qur'an, Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), dialog mengenai Islam yang moderat, serta pertukaran seni dan budaya. Namun, sesungguhnya bukan hanya kami yang mengajar. Kami justru banyak belajar dari masyarakat Pattani tentang arti kesederhanaan, keteguhan, dan keikhlasan dalam menjaga warisan pendidikan Islam.
Pengalaman itu mengingatkan bahwa pendidikan bukan sekadar proses mentransfer ilmu, tetapi juga proses membentuk karakter. Seorang guru bukan hanya penyampai materi, melainkan teladan yang menghidupkan nilai-nilai kehidupan melalui ketulusan dan pengorbanannya.


Bagi saya, program ini juga menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai duta ilmu dan kemanusiaan. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri, harus mampu menghadirkan manfaat, mempererat persaudaraan, serta membangun dialog yang saling menghormati.
Sebagai putra Kepulauan Riau, saya semakin yakin bahwa asal daerah tidak pernah menjadi batas untuk berkarya di tingkat internasional. Yang menentukan adalah kemauan untuk terus belajar, keberanian mengambil peluang, dan komitmen untuk mengabdikan ilmu bagi kemaslahatan umat.


Pattani telah mengajarkan bahwa pendidikan yang bermakna lahir dari hati yang ikhlas. Ilmu akan kehilangan maknanya apabila tidak melahirkan kepedulian, dan pengabdian akan menjadi hampa apabila tidak dilandasi ketulusan.


Karena itu, saya meyakini bahwa masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kemampuan melahirkan generasi yang menjadikan ilmu sebagai jalan pengabdian dan kemanusiaan sebagai tujuan utama. Itulah pelajaran paling berharga yang saya bawa pulang dari Pattani: membangun peradaban dimulai dari membangun manusia.


Oleh: Muhammad Zulkhairi Akram Bin Abdul Basir Amin.


 




 
Berita Lainnya :
  • Polres Sergai Ungkap Kasus Pupuk Palsu Bermerek Naga Mas dan Penyalahgunaan BBM
  • Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
  • Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
  • Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Polres Sergai Ungkap Kasus Pupuk Palsu Bermerek Naga Mas dan Penyalahgunaan BBM
    02 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    03 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    04 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    05 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    06 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    07 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    08 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    09 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    10 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    11 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    12 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    13 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    14 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    15 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    16 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    17 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    18 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    19 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    20 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    21 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    22 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com