Melalui FGD, Pemko Gunungsitoli Tetapkan Warisan Budaya Takbenda Tahun 2026
Jumat, 19-06-2026 - 14:45:12 WIB
Focus Group Discussion (FGD) Pencatatan dan Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Kota Gunungsitoli Tahun 2026 di Omo Bale Museum Pusaka Nias, Jumat (19/06/2026). 
Baca juga:
   
 

 


Gunungsitoli, - Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gunungsitoli menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pencatatan dan Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Kota Gunungsitoli Tahun 2026 di Omo Bale Museum Pusaka Nias, Jumat (19/06/2026). 


Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam melestarikan nilai-nilai budaya yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya Nias bagi generasi masa depan.


Mewakili Wali Kota Gunungsitoli, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Warisan Budaya Takbenda merupakan kekayaan budaya yang tidak hanya menjadi identitas masyarakat, tetapi juga menjadi warisan berharga yang harus dijaga, didokumentasikan, dan diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi mendatang.


Pada tahun 2026, Pemerintah Kota Gunungsitoli mengusulkan dua unsur budaya untuk ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda, yakni Famahea Ni'owalu dan Fanoso. Kedua tradisi tersebut dinilai memiliki nilai historis, sosial, filosofis, dan budaya yang kuat serta masih dipraktikkan dalam kehidupan masyarakat Nias hingga saat ini.


Mengakhiri arahannya, Sekdako Andika berharap forum ini menjadi ruang bersama untuk memperkaya dan menyempurnakan substansi dokumen usulan melalui masukan para tokoh budaya, akademisi, dan pemerhati budaya. Sebagaimana amaedola Ono Niha yang disampaikannya, "Andrö waso zalawa, andrö waso zatua, salawa sibiha tödö, satua sibiha era-era, samaogö ngawalö zöndra, samorudu ngawua gera-era," ucapnya.


Nilai kearifan tersebut menjadi pengingat bahwa kebijaksanaan para leluhur harus terus diwariskan sebagai pedoman dalam menjaga dan melestarikan budaya Nias. Dengan demikian, dokumen Warisan Budaya Takbenda yang disusun dapat menjadi referensi bagi masyarakat dalam memahami, melaksanakan, dan mempertahankan nilai-nilai adat serta tradisi yang diwariskan turun-temurun.


Melalui forum diskusi ini, para peserta memberikan berbagai masukan terkait sejarah, makna, fungsi sosial, dokumentasi, hingga bukti pendukung yang diperlukan dalam proses pengusulan WBTb. 


Berbagai rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat memperkuat kualitas dokumen usulan sehingga memenuhi persyaratan penetapan Warisan Budaya Takbenda secara nasional.


Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap kegiatan ini semakin memperkuat upaya pelestarian budaya daerah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa warisan budaya merupakan identitas, kebanggaan, dan kekayaan yang harus dijaga bersama demi keberlanjutan budaya Nias di masa depan.


FGD ini menghadirkan narasumber Pdt. Tuhoni Telaumbanua, Ph.D. dan Faozisokhi Laia, S.E., serta diikuti oleh budayawan, akademisi, tokoh adat, pemerhati budaya, perwakilan perangkat daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. 



(Putra).


 




 
Berita Lainnya :
  • Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Gorontalo Perkuat Sinergi dengan Kalangan Akademisi UNG
  • Cegah Tabrakan Maut di Jalinsum, Kapolres Sergai Turun Langsung Pasang Stiker Pemilik Kendaraan
  • Tak Sesuai Sistem Merit, BKN Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Sulbar Harus Segera Dibenahi
  • Sat Lantas Polres Tebing Tinggi Ops Patuh Toba 2026 di Titik Rawan Macet dan Kecelakaan
  • Audiensi dengan Kemendikdasmen, Bupati Asmar Perjuangkan Kelanjutan Revitalisasi 72 Sekolah di Meranti
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Gorontalo Perkuat Sinergi dengan Kalangan Akademisi UNG
    02 Cegah Tabrakan Maut di Jalinsum, Kapolres Sergai Turun Langsung Pasang Stiker Pemilik Kendaraan
    03 Tak Sesuai Sistem Merit, BKN Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Sulbar Harus Segera Dibenahi
    04 Sat Lantas Polres Tebing Tinggi Ops Patuh Toba 2026 di Titik Rawan Macet dan Kecelakaan
    05 Audiensi dengan Kemendikdasmen, Bupati Asmar Perjuangkan Kelanjutan Revitalisasi 72 Sekolah di Meranti
    06 Polres Sergai Ungkap Kasus Pupuk Palsu Bermerek Naga Mas dan Penyalahgunaan BBM
    07 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    08 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    09 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    10 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    11 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    12 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    13 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    14 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    15 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    16 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    17 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    18 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    19 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    20 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    21 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    22 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com