SE - ABAD ABSEN
H HBenny Utama Sandang Gelar 'Kari Ibrahim' Suluah Bendang Syarak Basa IX Lubuak Sikapiang
Minggu, 23-07-2023 - 19:43:14 WIB
Baca juga:
   
 

Pasaman - Prosesi adat Naiak Gadang Gala Sako Kari Ibarahim, Pucuak Syarak Nagari Nagari Tanjuang Baringin, dilaksanakan di Rumah Gadang Sako Kari Ibrahim, Kampuang Sumua, Lubuak Sikapiang, Sabtu (22/7).

        Hati lapang paham tak sampik,
         Pandai manimbang jo manaka,
         Walau batenggang di nan rumik,
         ndak bakisa di nan bana.

Maknanya, ketika seorang laki-laki tengah bekerja, dengan siapapun itu. Maka laki-laki itu wajib untuk tetap berpegang teguh pada sebuah kejujuran, agama, dan mengerti apa yang benar dan salah. Serta tak pernah lupa dengan Allah SWT.

Tradisi Batagak gala di Minangkabau masih dilestarikan dan dilakukan hingga sekarang, baik gelar adat untuk Penghulu maupun Gelar Sako Pucuak Syarak Suluah Bendang dalam nagari.

Upacara malewakan gala atau menegakkan penghulu adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh keluarga dan masyarakat nagari untuk mengukuhkan sako (gelar pusaka) pada suatu kaum.

Pemberian gelar sendiri harus dilakukan dalam ritual prosesi adat Minangkabau. Pemberian gala dilakukan dalam upacara yang disebut Batagak Gala yang dilakukan di Rumah Gadang Kaum.

Seperti halnya yang dilaksanakan Pucuk Adat Nagari Tanjuang Baringin, dalam upacara  'NAIAK GADANG GALA SAKO KARI IBRAHIM, PUCUAK SYARAK NAGARI TANJUANG BARINGIN, SULUAH BENDANG SYARAK BASA SAMBILAN LUBUK SIKAPING atas mama H. BENNY UTAMA, SH.MM.

Ribuan Masyarakat Kabupaten Pasaman yang tergabung dalam Barisan Ninik Mamak, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), Wali Nagari, Bamus Nagari, Basa IX Lubuk Silaping dan Basa XV Panti - Rao serta Bundo Kanduang se-Pasaman, hadiri prosesi adat Naiak Gadang Gala Sako Kari Ibarahim, Pucuak Syarak Nagari Nagari Tanjuang Baringin, di Rumah Gadang Sako Kari Ibrahim, Kampuang Sumua, Lubuak Sikapiang, Sabtu (22/7).

Tak hanya itu, Makan Bajamba juga direpresentasikan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan yang harus dijaga oleh anak cucu kemenakan Sako Kari Ibrahim Tanjuang Baringin.

Namun sebelumnya, untuk lebih sempurnanya proses Naik Gadang Gala Sako Kari Ibrahim, Kaum (suku) Mais, Kampuang Sumua Tanjuang Baringin, terlebih dahulu melakukan napak tilas ke kampung asal (leluhur) mereka di Desa Muara Mais, Koto Nopan, Kabupaten Mandailing Natal.

Di Muara Mais (Muaro Maih), Tim Ninik Mamak Tanjuang Baringin menemui keluarga Mangaraja Borayun, yang menjadi asal-usul kaum Kari Ibrahim.

Selain bercerita tentang sejarah asal-usul, Tim ninik mamak yang dipimpin Edi Utama (Mamak H. Benny), juga membuka ranji keturunan Mangaraja Borayun, mulai yang pertama kali saat diutus ke Lubuk Sikaping sebagai Panglima Tuanku Imam Bonjol di masa Perang Paderi dulu.

Utusan yang bernama Rajo Barayun inilah akhirnya yang menjadi nenek moyang kaum (suku) Maih di Pasaman.

Di Muara Mais, Edi Utama dan ninik mamak turut melakukan ziarah ke Pandam Pakuburan Mangaraja Borayun, yang mirip dengan Pandam Pakuburan Kaum Kari Ibrahim di Nagari Tanjung Beringin. Di kedua tempat ini ada kuburan panjang (besar) yang diyakini sebagai kuburan Rajo Barayun.

Selain melihat kuburan panjang, Tim Ninik Mamak juga melakukan ziarah kubur ke makam almarhum Hamdan Lubis bin Sutan Mulia, yang letaknya berdampingan dengan kuburan besar Mangaraja Borayun.

Hamdan Lubis bin Sutan Mulia, adalah pemangku gelar Mangaraja Borayun yg terakhir. Wafat tahun 2014, dan sekarang kaumnya sedang menunggu “Kelahiran” Mangaraja Borayun berikutnya.

Kondisi yang sama juga terdapat di pandam kuburan kaum Kari Ibrahim di Tanjung Beringin. Di Pandam kuburan yang bernama Jiraik Tinggi itu, ada sebuah kuburan panjang dan tidak jauh dari situ, dimakamkan pula almarhum Haji Said yang bergelar Kari Ibrahim, Kakek dari Ibunda H. Benny Utama.

Dari catatan sejarah yang diwarisi, Haji Said (unyang H. Benny Utama), melakukan prosesi Naiak Gadang Gala Sako (diasami) pada tahun 1926 silam, dengan menyembelih kerbau dan “baralek" selama tujuh hari tujuh malam. Artinya, sudah hampir 100 tahun (97 th) prosesi Maasaman Gala Sako Kari Ibrahim ini tidak pernah dilaksanakan lagi.

Dan upacara sakral inilah yang tereplikasi kembali Sabtu 22 Juli 2023, saat H. Benny Utama yang juga Bupati Pasaman, diasami (naik gadang) dikukuhkan menyandang gelar sako Kari Ibrahim.

Sebenarnya, Gala Sako tersebut sudah diterima H. Benny Utama dari ND. Kari Ibrahim pada saat “tanah tasirah” tahun 2013, dan barulah Sabtu kemaren dikukuhkan.

Naiak Gadang Gala Sako Kari Ibraim atas nama H. Benny Utama, dirayakan dengan alek anak nagari selama tujuh hari tujuh malam, yang dimulai hari Minggu, 16 s.d 22 Juli 2023, serta upacara potong kerbau.

Menurut salah seorang Ninik Mamak yang dijumpai di lokasi acara, bahwa upacara Naiak Gadang Gala Sako Kari Ibrahim ini merupakan prosesi adat terbesar dan paling meriah yang pernah Ia lihat dan saksikan di Sumatera Barat.

"Saya tidak menyangka acara Naik Gadang Gala Sako Kari Ibrahim semeriah ini. Saya biasa berpetualang dan menghadiri acara acara seperti ini di ranah minang, tapi baru kali ini saya menyaksikan acara sebesar dan meriah ini, " ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ninik Mamak Basa IX yang sengaja datang dari kecamatan Rao, bahwa acara Naiak Gadang Gala Sako Kari Ibrahim begitu akbar dan religius.

Pertunjukan kesenian adat dan tradisi ala Minangkabau yang di sajikan begitu apik, membuat kembali serasa berada di-era dimana adat masih menjadi pegangan kuat masyarakat Ranah Minang.

Sebagaimana yang tertuang pada pepatah Minang, "Penghulu taguah di adat, manti taguah dibuek, malin taguah diugamo, dubalang taguah di nagari (penghulu teguh pada adat) manti teguh dengan undang-undang, malin teguh di bidang agama, dubalang teguh dalam nagari".

Tiga hari sebelum upacara Naiak Gadang Gala, dilakukan acara potong kerbau yang diawali dengan arak-arakan keliling kampung sambil memukul Gong.

Sedangkan sepekan sebelumnya, selama tujuh hari berturut-turut sejak tanggal 16 Juli, digelar atraksi kesenian adat di rumah gadang Sako Kari Ibrahim, diantaranya Randai, Dikia Pano, Barzanji, Ronggeng dan juga Gordang Sambilan dari Muara Mais, Mandahiling.

Kari Ibrahim, selain Pucuak Syarak Nagari Tanjuang Baringin, juga Suluah Bendang Syarak Basa Sambilan, Lubuak Sikapiang.

Pada acara ini tampak juga hadir pejabat Pasaman, mulai dari Forkopimda, Wakil Bupati, Sekda, Kepala OPD, Kepala Instansi Vertikal serta pimpinan BUMN dan BUMD Pasaman. (Jaya).




 
Berita Lainnya :
  • Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
  • Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
  • Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
  • Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
  • Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    02 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    03 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    04 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    05 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    06 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    07 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    08 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    09 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    10 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    11 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    12 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    13 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    14 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    15 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    16 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    17 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    18 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    19 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    20 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    21 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    22 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com