PROGRAM PASAMAN BANGKIT
Job Fair Pasaman Butuh 2.000 Lowongan Kerja Lulusan SLTA & S1
Rabu, 20-05-2026 - 14:14:28 WIB
Baca juga:
   
 

 


Pasaman, -  Pemerintah Kabupaten Pasaman resmi membuka Job Fair Pasaman 2026 di GOR Tuanku Rao, Rabu pagi (20/5). Ribuan pencari kerja antusias memadati lokasi dan melakukan pendaftaran pada stand-stand perusahaan yang ada di kegiatan job fait tersebut.


Seperti diketahui, kegiatan itu merupakan komitmen Pemkab Pasaman dalam mempercepat penciptaan lapangan kerja dan menekan angka pengangguran di daerah.


Job Fair merupakan yang perdana digelar Pemkab Pasaman dan bagian dari Program Unggulan Pasaman Bangkit yang menargetkan percepatan penciptaan 1.000 lapangan kerja baru.


Program ini sekaligus mendukung visi pembangunan daerah dalam RPJMD Kabupaten Pasaman 2025–2029, yakni “Terwujudnya Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju dan Berkelanjutan”.


Sebanyak 20 perusahaan dari dalam dan luar negeri hadir membuka peluang kerja di berbagai sektor industri dan jasa. Ribuan pencari kerja tampak memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari.


Acara pembukaan dihadiri perwakilan Disnakertrans Provinsi Sumatera Barat, BPVP Padang, BP3MI, Kadin Sumbar, unsur dunia usaha dan industri, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kajari Pasaman Hendi Arifin dan Kapolres Pasaman AKBP Agus Hidayat.


Bupati Pasaman Welly Suhery secara resmi membuka kegiatan tersebut yang ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Pasaman dengan sejumlah perusahaan mitra.


Dalam sambutannya, Welly menegaskan bahwa kebangkitan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang layak.


“Kebangkitan sebuah daerah tidak hanya dilihat dari infrastrukturnya. Kebangkitan yang sesungguhnya dimulai ketika masyarakat memiliki pekerjaan, penghasilan, dan keterampilan,” ujar Welly.


Menurutnya, Job Fair Pasaman 2026 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya membangun ekosistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan di Kabupaten Pasaman.


“Melalui job fair ini kita ingin melahirkan tenaga kerja produktif dan mendorong generasi muda Pasaman mampu bersaing di dunia kerja,” katanya.


Welly menambahkan, program penciptaan 1.000 lapangan kerja tidak boleh berhenti pada tahap perencanaan semata. Menurut dia, program tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun kekuatan ekonomi daerah.


“Program 1.000 lapangan kerja ini harus menjadi gerakan nyata. Ini adalah dasar dalam membangun Kabupaten Pasaman,” tegasnya.


Selain membuka bursa kerja, Pemkab Pasaman juga memperkuat pengembangan UMKM dan kewirausahaan, memperluas kolaborasi dengan dunia usaha, hingga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan kerja berbasis kompetensi.


Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman, Ariswan, mengatakan lebih dari 2.000 lowongan kerja disediakan dalam kegiatan tersebut yang diperuntukkan bagi lulusan SLTA hingga sarjana (S1), baik fresh graduate maupun tenaga kerja berpengalaman usia 18–35 tahun.


“Job Fair Pasaman 2026 menjadi langkah konkret mempercepat penyerapan tenaga kerja dan mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan industri secara langsung,” kata Ariswan.


Ia mengungkapkan, hingga pelaksanaan kegiatan, sebanyak 1.503 pencari kerja telah mendaftar melalui sistem daring. Dari total peserta yang melamar, sekitar 70 persen memilih bekerja di dalam negeri, sementara sisanya berminat bekerja ke luar negeri.


Menurut Ariswan, jumlah pencari kerja yang tercatat di Kabupaten Pasaman saat ini mencapai sekitar 5.000 orang. Namun, baru sekitar 1.500 orang yang telah mendaftar dalam job fair tersebut dan jumlah itu diperkirakan terus bertambah.


“Ini merupakan job fair perdana yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Pasaman. Antusiasme masyarakat cukup tinggi,” ujarnya.


Ariswan menjelaskan, upaya penurunan angka pengangguran di Pasaman tidak hanya dilakukan melalui job fair. Pemkab juga menjalankan berbagai program pelatihan kerja berbasis kompetensi, penguatan UMKM, pengembangan kewirausahaan, hingga program magang luar negeri.


Sepanjang 2026, Pemkab Pasaman telah melaksanakan 16 paket pelatihan tenaga kerja berbasis kompetensi untuk 256 peserta melalui dukungan BPVP Padang. Selain itu, pemerintah daerah juga mengembangkan Batik Equator Pasaman, membentuk Forum Komunikasi UMKM Kabupaten Pasaman, serta membuka program magang dan kerja ke Jepang, Turki, Jerman, dan Malaysia.


Berbagai program padat karya dan pemberdayaan ekonomi nagari juga terus didorong sebagai upaya memperluas kesempatan kerja dan memperkuat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.


(Sandi).


 




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Panggil Dirut KAI, Bahas Revitalisasi Monas dan Stasiun Gambir
  • Bupati Asmar Jajaki Investasi Sagu Meranti, Bidik Pasar Jepang
  • Integrasi Data K/L Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran, Ini Penjelasan Mendagri
  • Dugaan Intimidasi dalam Kasus Sengketa Tanah, Warga Medan Minta Kapolri Turun Tangan
  • FERADI WPI Kembangkan Pelatihan Hukum Daring dan Pendidikan Profesi Advokat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Panggil Dirut KAI, Bahas Revitalisasi Monas dan Stasiun Gambir
    02 Bupati Asmar Jajaki Investasi Sagu Meranti, Bidik Pasar Jepang
    03 Integrasi Data K/L Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran, Ini Penjelasan Mendagri
    04 Dugaan Intimidasi dalam Kasus Sengketa Tanah, Warga Medan Minta Kapolri Turun Tangan
    05 FERADI WPI Kembangkan Pelatihan Hukum Daring dan Pendidikan Profesi Advokat
    06 Gebosan Emas di Nagajuang, Kapolsek Siabu Iptu A.J. Nasution Belum Beri Penjelasan
    07 Kodam II/Sriwijaya Evaluasi Kerja Sama TNI AD dengan Perbankan
    08 Prof. Zudan: BKN Siap Bantu Penerapan Manajemen Talenta ASN di Banggai Laut dan Banggai Kepulauan
    09 Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Gorontalo Perkuat Sinergi dengan Kalangan Akademisi UNG
    10 Cegah Tabrakan Maut di Jalinsum, Kapolres Sergai Turun Langsung Pasang Stiker Pemilik Kendaraan
    11 Tak Sesuai Sistem Merit, BKN Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Sulbar Harus Segera Dibenahi
    12 Sat Lantas Polres Tebing Tinggi Ops Patuh Toba 2026 di Titik Rawan Macet dan Kecelakaan
    13 Audiensi dengan Kemendikdasmen, Bupati Asmar Perjuangkan Kelanjutan Revitalisasi 72 Sekolah di Meranti
    14 Polres Sergai Ungkap Kasus Pupuk Palsu Bermerek Naga Mas dan Penyalahgunaan BBM
    15 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    16 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    17 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    18 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    19 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    20 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    21 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    22 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com