Beri Pembekalan di Akpol, Menko Polkam: Polri Harus Menjadi Institusi yang Dicintai Rakyat
Sabtu, 09-05-2026 - 08:32:53 WIB
Menko polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago di hadapan 1.064 taruna dan siswa saat memberikan pembekalan di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah, Jumat (8/5/2026).
Baca juga:
   
 

 


Semarang, - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan bahwa Polri harus menjadi institusi yang dicintai rakyat. Karena itu, para perwira Polri harus mampu membangun karakter dan kepribadian yang dapat diteladani serta benar-benar menghadirkan Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.


Menko Polkam menekankan bahwa menjadi perwira Kepolisian Negara Republik Indonesia bukan sekadar profesi, melainkan sebuah pengabdian. Oleh karena itu, dibutuhkan mental, semangat, dan kepribadian yang tangguh dalam menjalankan tugas.


Hal tersebut disampaikan Djamari Chaniago di hadapan 1.064 taruna dan siswa saat memberikan pembekalan di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah, Jumat (8/5/2026).


yang mengambil tema mewujudkan Perwira Polri yang Adaftif, Profesional, Dicintai Masyarakat dihadapkan Tantangan Tugas ke Depan. Dengan memahami bahwa menjadi perwira Polri adalah bentuk pengabdian, Menko Polkam berharap para taruna dan siswa tidak hanya berorientasi pada pangkat dan jabatan setelah lulus nanti, namun lebih kepada peran dan manfaat untuk rakyat, profesionalisme serta integritas dalam pelaksanaan tugas.


“Masyarakat membutuhkan profil personel Polri yang tulus mengabdi. Sadarilah bahwa menjadi perwira polisi adalah pengabdian, bukan sekadar profesi. Pangkat ada waktunya, jabatan ada masanya, tetapi pengabdian kepada bangsa harus dilakukan sepanjang hidup. Kepolisian harus mampu menjadi institusi yang dicintai rakyat. Polisi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat jangan hanya menjadi slogan, tetapi harus benar-benar diterapkan,” ujar Djamari Chaniago.


Menko Polkam juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan wilayah yang luas serta keragaman budaya yang tinggi. Karena itu, para taruna harus menyiapkan diri untuk menghadapi berbagai karakter dan kultur masyarakat saat nantinya bertugas di berbagai daerah.


“Wilayah Indonesia sangat beragam, mulai dari ujung barat sampai ujung timur, dengan budaya dan tradisi yang berbeda-beda. Karena itu, kalian harus siap ditugaskan di seluruh tanah air. Pengalaman tersebut akan memperkaya wawasan kebangsaan kita,” tuturnya.


Menurut Djamari Chaniago, tantangan tugas seorang perwira Polri tidaklah mudah. Oleh sebab itu, seorang pemimpin harus mampu membangun kedekatan dan kerja sama dengan anak buah. Kedekatan dengan anggota, menurutnya, tidak akan mengurangi wibawa seorang perwira.


“Bersama-samalah kalian dengan anak buah dalam setiap tugas. Tempat terbaik seorang pimpinan adalah bersama anak buahnya. Sayangi anak buahmu sebagaimana kamu ingin diperlakukan dengan baik oleh atasanmu,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam juga menegaskan bahwa keberhasilan seorang taruna tidak hanya diukur dari prestasi pribadi, tetapi juga dari kemampuan membangun unit organisasi yang dipimpinnya menjadi unit terbaik.


“Saya mengapresiasi taruna yang meraih predikat terbaik di akademi, Adhi Makayasa. Namun setelah itu, kalian juga harus mampu menjadikan unit yang kalian pimpin sebagai unit Adhi Makayasa, yang bekerja dan mengabdi dengan baik” katanya. Selain kualitas keilmuan, para taruna juga diminta menjaga sikap, tindakan, dan ucapan. Menurut Menko Polkam, setiap perilaku anggota Polri akan membentuk citra institusi di tengah masyarakat, baik positif maupun negatif.


Dalam pembekalannya, Djamari Chaniago turut memberikan apresiasi kepada para pengajar dan pengasuh di Akademi Kepolisian. Menurutnya, mengajar merupakan tugas yang berat dan membutuhkan kompetensi tinggi.


“Menyerap ilmu jauh lebih mudah dibandingkan memberikan ilmu. Kalau saya hanya memahami 60 persen, bagaimana mungkin saya bisa mengajarkannya lebih dari itu. Karena itu, menjadi pengajar bukanlah tugas yang mudah. Saya mengucapkan terima kasih kepada para pengasuh dan pengajar yang telah mendidik para taruna. Hormati para pengasuh,” ujarnya.


Sementara itu, Gubernur Akademi Kepolisian Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menko Polkam yang telah meluangkan waktu memberikan kuliah umum kepada para taruna dan siswa Akpol.


Daniel menilai kiprah Menko Polkam menjadi inspirasi bagi generasi muda Polri. Menurutnya, di usia yang cukup senior, Djamari Chaniago justru tetap aktif memberikan cahaya berupa insiprasi, motivasi, dan tambahan wawasan bagi para calon perwira Polri.


“Mewakili 1.064 taruna dan siswa serta 861 dosen, pengajar, pelatih, mentor, pengasuh, dan staf, saya mengucapkan terima kasih, rasa hormat, dan kebanggaan setinggi-tingginya kepada Bapak Menko Polkam. Usia 77 tahun bukanlah angka yang kecil, tetapi bagi seorang prajurit, usia hanyalah hitungan kalender. Yang membuat beliau tetap energik adalah tujuan hidup untuk menjaga negeri ini tetap aman,” ucap Daniel.


Dalam kunjungan ke Akademi Kepolisian tersebut, Menko Polkam didampingi sejumlah pejabat internal Kemenko Polkam, di antaranya Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, para Deputi dan Staf Khusus Kemenko Polkam.


(**).


 




 
Berita Lainnya :
  • Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
  • Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
  • Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
  • Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
  • Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    02 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    03 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    04 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    05 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    06 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    07 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    08 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    09 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    10 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    11 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    12 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    13 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    14 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    15 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    16 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    17 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    18 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    19 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    20 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    21 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    22 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com