Puluhan Massa Aliansi Pemuda dan Masyarakat Menggugat Geruduk Pengadilan Negeri Palopo
Senin, 27-04-2026 - 22:52:10 WIB
Baca juga:
   
 

 


Palopo, - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Menggugat menggelar demonstrasi di depan Pengadilan Negeri (PN) Palopo, Selasa (27/4/2026). 


Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap proses hukum yang mereka nilai tidak sesuai prosedur. Unjuk rasa yang berlangsung tegang tersebut diwarnai dengan insiden saling dorong antara peserta aksi dan aparat keamanan. 


Ketegangan sempat terjadi saat massa berusaha mendekat ke area dalam pengadilan untuk menyampaikan tuntutan mereka secara langsung kepada Ketua Pengadilan Negeri Palopo.


Dalam orasi massa, para demonstran mendesak Ketua Pengadilan untuk keluar dan menemui massa guna membuka ruang dialog terbuka terkait sejumlah persoalan hukum yang mereka angkat. 


Salah satu orator menegaskan bahwa kehadiran langsung Ketua Pengadilan sangat penting untuk menjawab isu-isu terkait sengketa yang saat ini masih berlangsung di pengadilan.


“Pengadilan harus lebih mengedepankan asas kehati-hatian agar tidak terjadi konflik putusan di kemudian hari,” kata salah satu orator.


Massa juga meminta agar Ketua Pengadilan Negeri Palopo keluar dan berdiskusi langsung dengan mereka, dengan alasan bahwa masalah ini berkaitan dengan keadilan masyarakat.


Menanggapi tuntutan tersebut, pihak PN Palopo mengirimkan perwakilan untuk menemui massa. Dalam pernyataannya, perwakilan pengadilan menyampaikan, “Pada prinsipnya kami selalu terbuka. Isunya kami sudah dengar semua. Jadi, memang betul besok itu ada Annmaning, bukan eksekusi. Betul itu ada perkara, besok ada surat masuk dan risalah lelang dari orang yang mengajukan permohonan lelang eksekusi kepada Ketua Pengadilan," jelas utusan PN.


Sesuai aturan dan SOP, jika ada surat seperti itu, dalam delapan hari Ketua Pengadilan harus menindaklanjuti dengan memanggil para pihak untuk mencari Win win solution. Jadi, sekali lagi saya sampaikan, besok itu bukan eksekusi, tapi Annmaning. Semoga ada jalan keluar," pungkasnya.


Namun, meski pernyataan tersebut disampaikan, massa tetap bersikeras meminta Ketua Pengadilan untuk menemui mereka secara langsung. "Kami tidak butuh perwakilan. Kami ingin Ketua Pengadilan yang keluar," teriak massa aksi.


Karena tuntutan mereka tidak dipenuhi, massa menyatakan kekecewaannya dan mengancam akan melanjutkan aksi dengan menduduki kantor PN Palopo. 


Aksi massa bahkan berencana bertahan di lokasi hingga Ketua Pengadilan bersedia menemui mereka. Hingga sore hari, aparat keamanan tetap berjaga-jaga di lokasi untuk mengantisipasi potensi eskalasi lebih lanjut.


Aksi ini terkait dengan sengketa tanah yang melibatkan sebidang tanah dan bangunan di Kelurahan Salekoe, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo. Tanah tersebut dijaminkan oleh debitur kepada pihak perbankan namun dinyatakan wanprestasi dan dilelang pada 2023. Massa menilai proses perjanjian kredit dan pengikatan jaminan tidak melibatkan seluruh ahli waris, sehingga dianggap cacat prosedur.


Mereka juga mempersoalkan status kredit debitur yang masih melakukan pembayaran meski menghadapi kesulitan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19. Massa menilai proses lelang yang dilakukan tidak sah karena menggunakan dokumen yang dipersoalkan, sementara objek tanah tersebut masih dalam sengketa dan berstatus blokir di Badan Pertanahan Nasional (BPN).


Sengketa atas objek yang sama juga tengah diproses di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar terkait penerbitan sertifikat. Selain itu, perkara ini masih dalam tahap kasasi di Mahkamah Agung dan belum memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht).


Massa mendesak agar pelaksanaan eksekusi ditunda hingga seluruh proses hukum memperoleh keputusan yang berkekuatan hukum tetap, guna menghindari potensi kerugian lebih lanjut dan konflik hukum baru. Dari aspek kemanusiaan, mereka juga mengungkapkan kekhawatiran terkait keberadaan pihak yang menempati objek sengketa, yang saat ini tidak memiliki tempat tinggal alternatif dan dalam kondisi rentan.


Aksi ini menarik perhatian publik karena menyangkut tuntutan transparansi, kehati-hatian, dan kepastian hukum dalam proses peradilan di Kota Palopo.


(SAD/Robby).


 


 




 
Berita Lainnya :
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  • Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
  • Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
  • Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
  • Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    02 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    03 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    04 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    05 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    06 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    07 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    08 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    09 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    10 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    11 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    12 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    13 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    14 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    15 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    16 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    17 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    18 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    19 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    20 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    21 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    22 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com