Putus Mata Rantai Tengkulak, Polri Kawal KUR dan Serapan Bulog untuk Petani Jagung
Sabtu, 07-02-2026 - 10:19:49 WIB
Baca juga:
   
 

 


Jakarta, - Polri terus memperkuat perannya dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Melalui rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, Polri memfasilitasi akses permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sekaligus memastikan penyerapan hasil panen jagung oleh Perum Bulog, guna membebaskan petani dari jerat tengkulak.


Rapat koordinasi yang digelar di Mabes Polri, Jumat (6/2/2026), melibatkan Kementerian Pertanian, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). 


Kegiatan ini juga diikuti seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring dan dipimpin Karobinkar SSDM Polri selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Brigjen Pol. Langgeng Purnomo.
Brigjen Langgeng menegaskan, rakor ini merupakan langkah konsolidasi strategis untuk memperkuat ekosistem jagung pakan ternak dari hulu hingga hilir.


“Kami melakukan analisa dan evaluasi kinerja tahun sebelumnya. Alhamdulillah, Indonesia berhasil tanpa impor jagung pakan ternak pada 2025. Rakor ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi agar capaian tersebut bisa ditingkatkan pada 2026,” ujarnya.


Di sektor hulu, Polri berperan sebagai jembatan antara kelompok tani (poktan) dan lembaga perbankan. Melalui sinergi dengan Himbara, Polri memfasilitasi akses pembiayaan KUR bagi petani jagung. 


Implementasi program ini telah berjalan di sejumlah wilayah, seperti Nagreg dan Ciamis, Jawa Barat, di mana petani memperoleh modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan jagung.


Senior Vice President BRI, Danang Andi Wijanarko, yang mewakili Himbara, menyampaikan bahwa pada 2026 BRI menyiapkan plafon KUR Mikro sebesar Rp180 triliun, termasuk untuk sektor pertanian dan ekosistem jagung.


Tidak hanya soal permodalan, Polri juga mengawal perlindungan harga hasil panen. Melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Polri memastikan petani tidak terpaksa menjual jagung ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusi, Polri menggandeng Perum Bulog untuk menyerap hasil panen petani.


Pengadaan jagung oleh Bulog pada 2026 mengacu pada Surat Dinas Internal Nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tertanggal 12 Januari 2026, dengan target pengadaan 1 juta ton untuk cadangan pangan pemerintah. Harga pembelian ditetapkan sebesar Rp6.400 per kilogram.


“Fokus kami menjaga agar harga di tingkat petani minimal sesuai Harga Pembelian Pemerintah. Di beberapa wilayah seperti Jawa Barat dan Kalimantan Selatan, kolaborasi ini telah mendorong pembelian jagung sesuai HPP Bulog,” kata Brigjen Langgeng.


Program ini juga diarahkan untuk mengoptimalkan lahan tidur, meningkatkan produksi nasional, serta mendorong kemandirian petani. Dengan pendampingan manajerial dan kepastian pasar, petani diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus mengembalikan pinjaman modal secara berkelanjutan.


Melalui penguatan ekosistem jagung pakan ternak pada 2026, Polri optimistis ketahanan pangan nasional semakin kokoh dan kesejahteraan petani jagung Indonesia terus meningkat.


(Rls/Dali).


 




 
Berita Lainnya :
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  • Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
  • Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
  • Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
  • Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    02 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    03 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    04 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    05 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    06 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    07 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    08 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    09 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    10 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    11 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    12 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    13 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    14 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    15 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    16 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    17 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    18 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    19 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    20 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    21 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    22 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com