Jumlah Pengungsi di Daerah Terdampak Bencana Sumatera Terus Berkurang
Kamis, 29-01-2026 - 19:36:08 WIB
Baca juga:
   
 

 


Jakarta, - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Amran mengungkapkan jumlah pengungsi di daerah terdampak bencana terus berkurang, baik di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), maupun Sumatera Barat (Sumbar). Penurunan jumlah pengungsi tersebut seiring dengan penyaluran berbagai bantuan, seperti Dana Tunggu Hunian (DTH), serta selesainya pembangunan sejumlah hunian sementara (huntara) di daerah terdampak.


Angka pengurangan jumlah pengungsi bervariasi di masing-masing daerah. Di Provinsi Sumbar, misalnya, pada 24 Januari 2026 tercatat sebanyak 10.854 pengungsi, kemudian berkurang menjadi 9.040 pengungsi per 27 Januari 2026. Sementara itu, di Provinsi Aceh, jumlah pengungsi yang semula tercatat 91.703 orang per 24 Januari 2026, menurun menjadi 91.663 orang pada 27 Januari 2026. Adapun di Sumut, jumlah pengungsi pada 25 Januari 2026 tercatat sebanyak 11.300 orang, kemudian berkurang menjadi 11.085 orang per 27 Januari 2026.


“Sekarang ini untuk pengungsi ini ada penurunan dari beberapa waktu ke waktu terus berkurang. Dan kami harapkan semua pengungsi nanti tidak berada lagi di dalam pengungsian,” ujar Amran saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (29/1/2026).


Lebih lanjut, Amran juga menjelaskan progres pembangunan huntara di masing-masing provinsi. Huntara merupakan fasilitas yang disediakan bagi pengungsi yang rumahnya rusak berat atau hilang. Di Provinsi Aceh, huntara yang telah selesai dibangun sebanyak 3.248 unit. Sementara itu, masyarakat yang telah menerima bantuan DTH tercatat sebanyak 2.559 kepala keluarga (KK) dari total penerima 9.766 KK.


Selain itu, pembangunan huntara di Sumut yang telah selesai sebanyak 557 unit. Adapun masyarakat yang telah menerima DTH sebanyak 1.688 KK dari total penerima 6.550 KK. Sementara di Sumbar, huntara yang telah selesai dibangun sebanyak 476 unit, dengan jumlah masyarakat yang telah menerima DTH sebanyak 1.685 KK dari total penerima 2.004 KK.


Di sisi lain, Amran juga memaparkan kondisi fasilitas kesehatan yang terdampak bencana. Secara keseluruhan, terdapat 280 fasilitas kesehatan terdampak di tiga provinsi, dengan rincian 141 unit di Aceh, 67 unit di Sumut, dan 72 unit di Sumbar. Ia menegaskan bahwa mayoritas fasilitas kesehatan tersebut tetap memberikan layanan kepada masyarakat. Hanya dua puskesmas di Aceh yang pelayanannya dialihkan ke luar gedung sebagai langkah darurat.


Dalam hal infrastruktur, Amran menyebutkan bahwa jalan dan jembatan nasional di ketiga provinsi telah berfungsi 100 persen. Sementara itu, jalan dan jembatan daerah masih dalam tahap penyelesaian, dengan progres yang bervariasi di setiap provinsi.


“Di Provinsi Aceh, jalan dan jembatan nasional sudah berfungsi secara total 100 persen. Kemudian jalan dan jembatan daerah sudah berfungsi jalan sebesar 90,68 persen,” jelasnya.


(Ferdio).


 


 




 
Berita Lainnya :
  • Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
  • Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
  • Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  • Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    02 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    03 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    04 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    05 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    06 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    07 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    08 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    09 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    10 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    11 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    12 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    13 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    14 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    15 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    16 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    17 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    18 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    19 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    20 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    21 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    22 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com