Nasib 14 Eks Karyawan Rumah Potong Hewan Kota Medan Ditelantarkan, Hak Dirampas, Negara Membisu
Selasa, 06-01-2026 - 19:46:56 WIB
Usai wawancara, Karyawan dan Adi Warman Lubis foto bersama di Kantor DPP TKN Kompas Nusantara, Jalan Prof. H.M. Yamin, S.H. No. 202 Medan, pada Selasa, 6 Januari 2026.
Baca juga:
   
 

 


Medan, - Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis yang juga Ketum PAGAR UNRI Prabowo–Gibran untuk Negara Republik Indonesia, menyatakan keprihatinan mendalam atas pemberitaan sepihak dan nasib memilukan yang dialami 14 orang eks karyawan Rumah Potong Hewan Kota Medan.


Awal persoalan bermula sekitar tahun 2020, saat ke-14 karyawan tersebut dirumahkan dengan alasan pandemi Covid-19. Pada masa itu, mereka menerima kompensasi sekitar Rp300 ribu per bulan selama kurang lebih enam bulan. Namun setelah itu, hingga hari ini, tidak ada lagi pembayaran apa pun yang mereka terima.


Lebih ironis lagi, menurut pengakuan para eks karyawan, pada tahun 2025 mereka dinyatakan resmi diberhentikan tanpa kejelasan hak pesangon. Bahkan, gaji mereka sebelum dirumahkan disebut masih ada yang belum dibayarkan. Kondisi ini dinilai sangat aneh dan luar biasa, terlebih Rumah Potong Hewan Kota Medan merupakan perusahaan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Medan yang pengelolaannya diserahkan kepada pihak ketiga.


“Kalau benar seperti yang mereka sampaikan, ini sudah sangat-sangat keterlaluan. Perusahaan milik pemerintah yang dikelola pihak ketiga memperlakukan karyawannya seperti ini. Ini bukan persoalan kecil, ini soal kemanusiaan,” tegas Adi Warman Lubis.


Adi Lubis mengungkapkan, sekitar 14 eks karyawan tersebut telah datang langsung ke kantornya untuk mengadukan nasib mereka, mulai dari gaji yang belum dibayarkan, pesangon yang tidak jelas, hingga hak-hak lain yang diabaikan.


Padahal, rata-rata dari mereka telah mengabdi puluhan tahun di Rumah Potong Hewan Kota Medan.
“Mereka bukan mencari kaya. Mereka hanya menuntut hak untuk menopang kehidupan di masa tua.


Kalau perusahaan milik Pemkot Medan yang dikelola pihak ketiga saja tidak mampu memberikan hak karyawannya, lalu mau dibawa ke mana nasib masyarakat kecil ini?” ujar Adi dengan nada keras.


Ia menilai, sudah saatnya nurani dan akal sehat dibuka. Jangan sampai masyarakat kecil terus-menerus menjadi korban kepuasan syahwat kekuasaan para pimpinan.
“Mereka manusia dan harus dimanusiakan,” katanya.


Lebih lanjut, Adi Lubis menyampaikan bahwa TKN Kompas Nusantara telah mengirimkan surat konfirmasi dan permintaan klarifikasi secara resmi kepada Wali Kota Medan, Ketua DPRD Kota Medan, serta dinas terkait, menyangkut pemecatan dan pemenuhan hak-hak para eks karyawan tersebut. Namun hingga kini, belum ada tanggapan atau balasan resmi.


“Kami masih menunggu beberapa hari ke depan. Jika tidak ada respons, kami akan melayangkan surat kedua. Dan jika tetap tidak ada itikad baik, kami bersama para eks karyawan akan turun langsung ke Kantor Wali Kota Medan dan DPRD Kota Medan untuk unjuk rasa, menagih hak mereka,” tegas Adi Lubis.


Ia menambahkan, para eks karyawan tersebut telah memberikan kuasa pendampingan kepada TKN Kompas Nusantara untuk mengawal dan memperjuangkan hak-hak mereka sampai tuntas.
Di akhir pernyataannya, Adi Warman Lubis meminta kepada Wali Kota Medan dan DPRD Kota Medan agar segera memanggil pihak-pihak terkait dan menyelesaikan persoalan ini secara adil.


Jangan biarkan masyarakat kecil terus menjadi korban kekuasaan.
“Mereka bukan minta belas kasihan, mereka hanya minta hak mereka. Hak untuk hidup layak di hari tua. Jadilah pemimpin yang mengayomi rakyat dan bawahannya, karena jabatan itu tidak selamanya, hanya sementara,” pungkasnya.


Pernyataan tersebut disampaikan saat Adi Warman Lubis diwawancarai di Kantor DPP TKN Kompas Nusantara, Jalan Prof. H.M. Yamin, S.H. No. 202 Medan, pada Selasa, 6 Januari 2026.


 


(Tim).




 
Berita Lainnya :
  • Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
  • Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
  • Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  • Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    02 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    03 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    04 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    05 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    06 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    07 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    08 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    09 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    10 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    11 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    12 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    13 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    14 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    15 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    16 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    17 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    18 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    19 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    20 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    21 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    22 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com