Proyek Puskesmas Sibanggor Jae Target Molor, Alat Tak Sesuai Lelang, K3 Terabaikan
Jumat, 26-12-2025 - 15:54:18 WIB
Proyek pembangunan Puskesmas Sibanggor Jae tidak selesai sesuai waktu hingga (25/12/2025). Hingga berita ini tayang masih ada yang kerja.
Baca juga:
   
 

 


Mandailing Natal, - Proyek pembangunan Puskesmas Sibanggor Jae kembali menjadi perhatian publik. Indikasi keterlambatan penyelesaian pekerjaan disertai dugaan ketidaksesuaian alat kerja dan pengabaian keselamatan tenaga kerja mencuat dari hasil pantauan lapangan.


Sorotan tersebut menguat setelah keterangan salah seorang operator alat molen, Hermansyah Lubis, yang ditemui di lokasi proyek pada Kamis, 25 Desember 2025. Ia menyampaikan bahwa selama proses pengecoran, pekerjaan dilakukan menggunakan mixer molen konvensional.


“Selama pengerjaan selalu pakai mixer molen. Kalau tidak pakai molen, kerjaan agak lambat, makanya dipakai supaya cepat,” ujar Hermansyah.


Padahal, berdasarkan dokumen persyaratan lelang proyek, alat utama yang seharusnya digunakan adalah self loading concrete mixer. Peralatan ini dirancang untuk menjamin presisi takaran, mutu beton, serta efisiensi waktu pelaksanaan pekerjaan konstruksi.


Penggunaan molen manual tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kepatuhan pelaksana terhadap spesifikasi teknis kontrak yang telah ditetapkan sejak awal. Apalagi, keterlambatan waktu penyelesaian proyek terlihat jelas di lapangan.


Hermansyah mengaku dirinya baru bekerja sekitar dua minggu di proyek tersebut. Ia menyatakan tidak mengetahui proses pekerjaan pada tahap awal, termasuk pengecoran lantai maupun struktur bangunan sebelumnya.


“Saya di sini baru dua minggu. Kalau soal lantai, saya tidak paham dan tidak bisa komentar karena saya tidak tahu,” katanya.


Saat ditanya mengenai keberadaan kepala tukang dan konsultan pengawas, Hermansyah mengaku tidak pernah berinteraksi dengan keduanya. Ia menyebut pengawasan harian hanya dilakukan oleh mandor.


“Kalau kepala tukang saya tidak tahu, konsultan pengawas juga tidak tahu. Yang saya tahu mandor kami selalu pantau setiap hari,” ucapnya.


Lebih lanjut, Hermansyah juga mengungkapkan kebingungannya terkait jadwal penyelesaian proyek sebagaimana tercantum pada papan informasi. Ia menyebutkan masa pelaksanaan berakhir pada 25 Desember 2025, sementara pekerjaan masih berlangsung pada tanggal tersebut.


“Selesai pengerjaan sampai tanggal 25 Desember 2025. Ini sudah tanggal 25, tapi masih kerja. Saya juga tidak mengerti,” ujarnya sambil menunjuk papan proyek.


Selain persoalan waktu dan alat, aspek keselamatan kerja juga menjadi sorotan serius. Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti helm keselamatan dan sepatu kerja, mengindikasikan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) diduga diabaikan.


Hingga berita ini diterbitkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi terkait keterlambatan pekerjaan, penggunaan alat yang diduga tidak sesuai persyaratan lelang, serta lemahnya penerapan standar keselamatan kerja.


Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai efektivitas pengawasan proyek serta komitmen pelaksana dalam menjalankan kontrak yang bersumber dari anggaran negara secara transparan dan bertanggung jawab.


(Magrifatulloh).


 




 
Berita Lainnya :
  • Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
  • Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
  • Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  • Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    02 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    03 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    04 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    05 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    06 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    07 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    08 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    09 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    10 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    11 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    12 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    13 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    14 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    15 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    16 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    17 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    18 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    19 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    20 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    21 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    22 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com