Direktur LBH Arjuna Bakti Negara, Zuli Zulkipli, S.H Jelaskan Investasi Asing yang Merusak Alam Indonesia
Minggu, 07-12-2025 - 14:41:34 WIB
Baca juga:
   
 

Bekasi -  Minggu 7 Desember 2025, Direktur LBH Arjuna Bakti Negara yang juga praktisi hukum asal Kabupaten Bekasi, Zuli Zulkipli, S.H., kembali menyoroti dampak investasi asing terhadap keberlanjutan lingkungan di Indonesia. Dalam pandangannya, ketimpangan pembangunan antara negara investor dan negara penerima investasi kini semakin nyata terlihat, terutama dalam sektor pertambangan dan eksploitasi sumber daya alam.

“China membangun negerinya dengan megah, sementara kita justru sibuk membangun lubang-lubang tambang,” ujar Zuli Zulkipli, S.H menggambarkan kontras tersebut dengan tajam: gedung-gedung di China menjulang, sedangkan bukit-bukit di Indonesia terus menghilang. “Mereka memelihara hutan, kita memelihara limbah. Mereka merawat sungai, kita merawat izin ekspor nikel,” tegasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut sering kali dikemas dalam narasi kerja sama internasional yang tampak menguntungkan, padahal realitas di lapangan menunjukkan sebaliknya. Investor asing hadir membawa proposal-proposal berbalut janji, tetapi sarat risiko kerusakan. “Senyum manis yang mereka bawa sering kali mengandung jebakan,” ucapnya.

Zuli Zulkipli, S.H juga mengkritik sikap sebagian pejabat yang terlalu mudah memberikan karpet merah bagi investor, bahkan ketika dampaknya mengorbankan lingkungan dan masyarakat. “Amplop berpindah lebih cepat daripada nasib rakyat yang tersingkir. Dan itu masih disebut diplomasi ekonomi,” katanya.

Ia menilai China sengaja menjaga kelestarian alamnya, namun membiarkan eksploitasi terjadi di negara-negara yang mudah diberi tawaran proyek. “Indonesia bahkan seperti mengangkat tangan dan berkata: ‘Ambil saja, asal ada proyek.’ Gunung-gunung kita menunduk, hutan menyerah pada bisingnya mesin tambang, lalu semua itu diberi label kemajuan,” tuturnya.

Rakyat, menurut Zuli Zulkipli, S.H menjadi pihak yang paling dirugikan—menyaksikan kerusakan dari kejauhan sambil menghirup udara yang semakin tercemar. Janji kemakmuran terus diputar di televisi, sementara sawah dan kebun perlahan menyusut. Menjelang pemilu, bantuan sembako dibagikan untuk meredam keluhan, bukan untuk menyelesaikan akar persoalan.

“Banjir datang, longsor tiba, desa berkonflik karena lahan. Namun pejabat hanya sibuk rapat untuk menentukan siapa yang harus disalahkan, bukan bagaimana menghentikan keserakahan,” ujar Zuli Zulkipli, S.H

Ia menegaskan bahwa keberhasilan ekspor yang sering dibanggakan pemerintah tak pernah disertai transparansi mengenai kerusakan ekologis yang harus dibayar masyarakat. Investor pulang membawa keuntungan miliaran, sementara rakyat tertinggal bersama penyakit, lumpur, dan bencana ekologis yang terus berulang.

“Pada akhirnya, mereka maju, sementara kita menua lebih cepat daripada kerusakan yang kita biarkan terjadi,” tambahnya.

Zuli Zulkipli, S.H juga mengkritik narasi yang membungkam suara aktivis, ilmuwan, dan pihak-pihak yang mencoba memperingatkan dampak lingkungan. “Yang membela alam dianggap mengganggu investasi. Yang membela investasi justru dipuji sebagai pahlawan ekonomi.”

Di akhir pernyataannya saat diwawancarai Wartawan, Zuli Zulkipli, S.H menyampaikan pesan keras:
“Yang merusak alam bukan China. Yang merusak adalah tangan-tangan kita sendiri yang membuka jalannya. Yang menjual masa depan anak cucu adalah mereka yang tetap tersenyum di depan kamera. Negeri ini rusak bukan karena kita ditipu, tetapi karena kita menikmati tipuannya.”

(Haris Pranatha).




 
Berita Lainnya :
  • Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
  • Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
  • Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  • Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    02 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    03 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    04 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    05 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    06 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    07 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    08 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    09 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    10 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    11 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    12 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    13 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    14 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    15 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    16 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    17 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    18 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    19 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    20 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    21 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    22 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com