Pemerhati Masyarakat Kepulauan Buton Desak APH Tertibkan Galian C di Buton Selatan
Minggu, 07-12-2025 - 04:01:24 WIB
Buton - Safa'at selaku Ketua Umum Lembaga Orator Pemerhati Masyarakat Kepulauan Buton meminta kepada pemda Kabupaten Buton Selatan dan kepada Kapolres Buton untuk menghentikan aktivitas penambangan galian C yang ada di desa Lawela Kabupaten Buton Selatan yang diduga tidak mengantongi izin dan beraktivitas secara ilegal yang kemudian itu berdampak pada kerusakan lingkungan dan berdampak kepada masyarakat setempat.
Salah satu dampak negatif terbesar dari galian C adalah kerusakan lingkungan. Proses penambangan bahan tambang dapat menyebabkan erosi dan pengurangan tanah. Deforestasi yang terkait dengan galian C juga mempengaruhi ekosistem hutan dan habitat satwa liar. Banyak spesies satwa liar mengalami kepunahan karena hilangnya habitat mereka, dan lingkungan yang merusak membuat hidup manusia dan hewan di sekitar lokasi tambang menjadi tidak sejahtera.
Selain itu, galian C juga dapat mempengaruhi kualitas udara dan meningkatkan tingkat polusi. Debu dan gas yang dilepaskan selama proses penambangan bahan tambang dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi masyarakat sekitarnya. Hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti asma, bronkitis dan kanker paru-paru.
"Saya selaku ketua umum lembaga orator pemerhati masyarakat kepulauan Buton meminta kepada pemda kabupaten Buton Selatan dan kapolres Buton untuk menghentikan aktivitas penambangan galian C yang ada di desa Lawela kabupaten Buton Selatan agar tidak dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar," ujar Safa'at.
Ia juga meminta Pemda Kabupaten Buton Selatan dan Kapolres Buton untuk memberhentikan aktivitas penambangan galian C yang ada di desa Lawela Kabupaten Buton Selatan.
"Jika Pemda dan Aparat Pwnwgak Hukum (APH) tidak melakukan penertiban Galian C tersebut, saya selaku Ketua Lembaga Orator Pemerhati Masyarakat Kepulauan Buton patut menduga bahwa ada keterlibatan oknum di Pemdal dan di Polres Buton untuk mendukung aktvitas penambangan galian C yang ada di desa Lawela," nadanya ketus.
(*).
Komentar Anda :